BARABAI – Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika berskala besar dengan meringkus seorang pria asal Kabupaten Tapin yang kedapatan membawa sabu seberat satu kilogram di wilayah Kecamatan Hantakan, Minggu (15/3/2026).
Penangkapan terhadap tersangka berinisial AT (43) tersebut dilakukan di pinggir jalan Desa Bulayak setelah kepolisian menerima laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas transaksi terlarang pada tengah malam.
Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan paket besar berisi sabu dengan berat bersih 998,8 gram yang disamarkan dalam bungkus plastik bening bermotif buah manggis bertuliskan “*Very Delicious*”.
Keberhasilan pengungkapan ini menjadi catatan signifikan bagi jajaran Polres HST dalam memutus rantai pasokan narkoba yang diduga hendak disalurkan ke pelosok desa.
“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya; kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu kepolisian memberantas peredaran narkotika,” ujar Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon.
Kapolres menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mentoleransi aktivitas gelap yang mengancam keselamatan generasi muda di Bumi Murakata.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah Hulu Sungai Tengah; ini menjadi komitmen kami untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.
Selain mengamankan zat adiktif tersebut, petugas juga menyita satu unit mobil yang digunakan tersangka sebagai sarana distribusi lintas kabupaten.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran narkotika,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Kapolres memastikan bahwa tersangka akan diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku dengan ancaman hukuman maksimal.
“Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Hulu Sungai Tengah guna proses hukum lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan,” jelasnya.
Sinergi antara aparat dan masyarakat terbukti menjadi senjata ampuh dalam mendeteksi pergerakan sindikat yang berusaha masuk ke wilayah-wilayah terpencil.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya demi menjaga ketertiban umum,” tutupnya.[nata]
Tags
peristiwa
