BARABAI – Pasokan air bersih mengalir ke Desa Bulayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Senin (31/8/2026) sebagai langkah tanggap darurat atas krisis kekeringan yang melanda kawasan pemukiman tersebut.
Musim kemarau panjang yang memicu penurunan debit air di sumur-sumur warga membuat pemenuhan kebutuhan dasar pokok harian masyarakat sempat terganggu dalam beberapa pekan terakhir.
Personel kepolisian bergerak mengoperasikan armada tangki guna menyalurkan pasokan ke bak penampungan serta jirigen yang dibawa langsung oleh warga yang membutuhkan.
"Langkah tanggap darurat ini kami ambil agar kebutuhan mendasar masyarakat terhadap air konsumsi dan sanitasi tetap terpenuhi tanpa kendala," tegas Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon.
Aksi tanggap krisis ini dirancang tidak sekadar sebagai rutinitas pengamanan wilayah, melainkan bentuk kepekaan sosial dalam merespons bencana hidrometeorologi secara konkret di lapangan.
"Dampak musim kemarau berkepanjangan ini sangat dirasakan oleh warga, sehingga pemantauan dan pendistribusian air akan terus kami lakukan di titik-titik rawan," tambah Kapolres
Upaya mitigasi dampak kemarau tersebut diwujudkan melalui skema perbantuan berkala yang menyasar kawasan pemukiman dengan tingkat kelangkaan air paling parah.
"Pasokan dari kolaborasi ini sangat membantu mengatasi kelangkaan air bersih yang dialami warga kami selama kurun waktu kemarau ini," ungkap Kepala Desa Bulayak, Gunawan.[nata]
Tags
humaniora
