Sukseskan Food Estate, BBPP Binuang Siapkan Kelembagaan Petani Melalui Pelatihan

KAPUAS - Para petani selaku pelaku utama pembangunan pertanian, tentunya memiliki peran yang sangat tinggi. Kemampuan teknis produksi merupakan salah satu kunci keberhasilan yang harus dikuasainya.

Penyuluhan, kursus tani yang dilakukan oleh para Penyuluh Pertanian Lapangan dengan materi tekis produksi hasil dari penelitian para peneliti setiap saat dilakukan guna keberhasilan pembangunan pertanian.

Namun ada hal lain yang harus dikuasai, dimiliki, dibangun oleh para petani, yaitu Kelompok Tani (Poktan) yang merupakan organisasi/kumpulan para petani yang diharapkan berfungsi sebagai Kelas Belajar, sebagai Wahana Kerjasana dan sebagai Unit Produksi.

Sehubungan dengan hal tersebut dan dalam rangka mendukung program Food Estate, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang bekerja sama dengan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, mengadakan Pelatihan Pengelolaan Organisasi Angkatan III yang diselenggarakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kapuas Timur.

Pelatihan diikuti oleh Ketua dan Pengurus Poktan yang terpilih dan merupakan petani pelaku dalam program Food Estate.

Widyaiswara Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Yusuf Riyanto MA yang ikut menghadiri acara pembukaan pelatihan sekaligus menjadi fasilitator mengharapkan, melalui pelatihan ini terbentuk kelembagaan petani dimulai dari Poktan yang andal yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan selanjutnya membentuk Asosiasi dan Koperasi.

“Melalui kelembagaan-kelembagaan tersebut diharapkan para petani bukan hanya sebagai produsen yang bekerja dan bertindak secara individu akan tetapi sebagai kelompok yang memiliki kekuatan dan kemampuan yang sinergi yang dapat mengatasi permasalahnya selama ini mulai dari kegiatan budidaya (on farm) hingga off farm, mulai permodalan hingga pemasaran," kata Yusuf.

Setelah acara pembukaan pelatihan, salah satu wakil dari peserta pelatihan yang juga merupakan ketua kelas pada pelatihan ini menyatakan optimis melalui kegiatan ini.

“Melalui pelatihan ini akan mewujudkan harapan, impiannya menjadi petani yang kuat, mandiri dan sejahtera,” tuturnya.

Pelatihan Pengelolaan Organisasi Angkatan III ini diselenggarakan selama 3 hari mulai tanggal 28 sampai dengan 30 September 2020.

”Dengan kelembagaan petani yang terbentuk dan kuat menjadikan posisi tawar petani di pasar akan menjadi kuat dan mampu bersaing dengan usaha besar,” pungkas Yusuf.[yusuf]

Posting Komentar

0 Komentar