Waspada, Sudiarto Ingatkan Laka Air DAS Barito

BUNTOK - Curah hujan disertai badai mulai mengguyur sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Tak terkecuali di Kabupaten Barito Selatan. Kondisi perairan, tepatnya sungai Barito terdampak cuaca ekstrem.

Untuk itu, Anggota DPRD Barsel, H Sudiarto SE mengingatkan masyarakat yang menggunakan transportasi sungai agar memperhatikan aspek keselamatan dan selalu waspada. 

Hal ini disampaikan H Sudiarto saat ditemui di kantornya, sebagai bentuk keprihatinan atas terjadinya laka air di Kelurahan Rantau Kujang, Kecamatan Jenamas, Kabupaten Barsel yang menimpa 4 warga Desa Sempala pada Senin  (1/1/2021) lalu.

"Kami ingatkan masyarakat Barsel yang menggunakan transportasi sungai agar selalu waspada dan perhatikan aspek keselamatan, jangan sampai kejadian serupa terulang kembali," ucap Sudiarto kepada wartawan, Rabu (11/1/2021). 

Dia juga menjelaskan, beruntung 4 orang yang mengalami laka air itu bisa diselamatkan oleh warga sekitar yang melihat kejadian. Musibah itu dapat memberikan pembelajaran untuk masyarakat pengguna transportasi sungai lainnya seperti kelotok cess, perahu mesin, speed boat dan sebagainya untuk meningkatkan aspek keselamatan. 

Apalagi menurutnya, kelotok cess itu badan atau bentuknya tidak terlalu besar, sehingga berbahaya apabila ditumpangi oleh banyak orang ditambah lagi dengan barang bawaan. 

"Kita ketahui warga Barsel masih banyak yang mengandalkan sarana transportasi sungai, terutama masyarakat yang bermukim dikawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito. Dengan demikian keselamatan diri harus diutamakan," katanya. 

Menurut politisi dari Partai PAN Barsel ini, sebaiknya masyarakat pengguna maupun pengelola transportasi sungai supaya menyediakan peralatan keselamatan seperti pelampung keselamatan berbentuk cincin, rompi pelampung, rompi dan pelempar tali penolong. 

Selain itu, pemeliharaan dan pemeriksaan kendaraan mulai dari mesin, ketersediaan lampu penerangan hingga badan kendaraan secara keseluruhan harus dilakukan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. 

"Harapan saya semoga kejadian ini tidak terulang kembali, dan atas kejadian itu dapat membuat kesadaran masyarakat terhadap aspek keselamatan penggunaan transportasi air semakin tinggi," pungkasnya.[deni]

Posting Komentar

0 Komentar