Bupati Ben Ikuti Virtual Musrenbang RKPD Kalimantan Tengah

KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat mengikuti secara virtual kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2021, yang digelar dari Palangkaraya Kalimantan Tengah pada Kamis, 8 April 2021.

Secara terpisah, jajaran Pemda Kapuas turut mengikuti kegiatan tersebut juga secara virtual dari Aula Bappeda Kuala Kapuas, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor didampingi Sekretaris Daerah Kapuas Septedy, Kepala Bappeda Ahmad M Saribi, Kepala BPPRD Andres Nuah dan Kepala BPKAD Yan Hendri Ale, bertempat di Aula Bappeda Kapuas.

Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat pada saat menyampaikan paparan pada kegiatan itu menyampaikan tentang infrastruktur jalan menuju pelabuhan laut Batanjung yang ada di Desa Batanjung, Kecamatan Kapuas Kuala.

"Sampai saat ini sebanyak 10 kabupaten/kota di Kalteng yang masih bergantung dengan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin Kalsel," ucapnya.

Maka diharapkan dukungan dari Pemprov Kalteng, untuk pembangunan infrastruktur jalan dari Kota Kuala Kapuas menuju Pelabuhan Batanjung, sepanjang 52 kilometer, kiranya dapat terealisasi.

Dengan berfungsinya Pelabuhan Batanjung diyakini akan memberikan manfaat besar terhadap perekonomian di Kalteng,

Salah satunya dapat mengurangi beban biaya yang disebabkan dekatnya pengantaran barang jika dibandingkan melalui Pelabuhan Trisakti.

“Untuk itu, kami sekali lagi meminta agar Pemerintah Provinsi dapat merealisasikan program ini sehingga kawasan Pelabuhan Batanjung dapat dijadikan sebagai kawasan industri,” kata Ben.

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri mengatakan, tema RKPD tahun 2022 yakni Stabilitas Ekonomi dengan Penguatan SDM yang Berdaya Saing.

“Dengan prioritas pembangunan tetap pada bidang Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan dan Perekonomian,” kata Sekdaprov.

Dikatakan, akibat pengaruh Pandemi  pertumbuhan ekonomi Kalteng pada tahun 2020 adalah minus 1,40 persen. 

Kendatu demikian, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalteng masih lebih baik dibandingkan Nasional yang sebesar minus 2,07 persen.

“Selain itu, angka kemiskinan 5,26 persen lebih baik dari Nasional sebesar 10,19 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2020 sebesar 71,05 dan Gini Ratio 0,320 lebih baik dibandingkan Nasional sebesar 0,382,” terangnya.

Kegiatan Musrenbang ini juga diikuti oleh Anggota DPR RI Dapil Kalteng, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Kemendagri, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementerian PPN/ Bappenas serta Bupati dan Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-Kalteng dari tempat masing-masing.[tommy/advetorial]