Bekali Penyuluh Pertanian Pemanfaatan IT, Kementan Gelar Pelatihan

PESATNYA kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan komunikasi serta perubahan lingkungan strategis mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendukung reformasi birokrasi dalam melakukan berbagai upaya pembaharuan. 

Pembaharuan tersebut baik dalam aspek kelembagaan, ketatalaksanaan maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Ini guna tercapainya aparatur pemerintahan yang memiliki kemampuan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya petani sesuai dengan dinamika 
perkembangan pembangunan pertanian.

Salah satu upaya Kementan
untuk meningkatkan kompetensi aparatur pertanian adalah meningkatkan kompetensi pejabat fungsional sesuai dengan jenis dan kelompok masing-masing jabatan fungsional agar memiliki kinerja, keterampilan, keahlian, manajerial di bidang pertanian.

Dengan demikian, mampu meningkatkan kedisiplinan diri, motivasi kerja, kemandirian, kemampuan kerjasama, kematangan emosi, akses kepada sumber informasi dan minat pengembangan diri yang baik. 

Menjawab tantangan diatas,  salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan di regional Kalimantan, yaitu Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang menggelar Pelatihan Fungsional Bagi Penyuluh Pertanian Ahli dan Terampil.

Angga Bayu Saputra S.ST, M.I.Kom selaku Ketua Penyelenggara Pelatihan dalam kesempatannya saat pembukaan pelatihan menyampaikan, Pelatihan ini diselenggarakan selama 21 hari, dimulai pada tanggal 03 hingga 23 September 2021, dengan 168 Jam Pelajaran. 

"Fasilitator pada Pelatihan ini berasal dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Kalimantan Selatan serta Widyaiswara BBPP Binuang," paparnya. 

Kepala BBPP Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si saat membuka kegiatan pelatihan menyampaikan, saat ini sudah memasuki era digital, oleh karena itu mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus mengikuti perkembangan teknologi. 

"Kurikulum pada pelatihan ini juga sudah disesuaikan, dengan menambahkan materi multimedia dan Teknologi informasi (TI) untuk menambah wawasan peserta yang merupakan penyuluh pertanian," terangnya. 

Menteri Pertanian ( Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian. 

“Salah satu fokus kita adalah meningkatkan kualitas SDM. Dengan SDM yang berkualitas tersebut, kita akan meningkatkan pertanian,” ujar SYL.

Saat ini dibutuhkan sosok penyuluh yang pintar, gesit, dan cerdas, karena problem sektor ini makin kompleks. 

“Jadilah penyuluh yang luar biasa karena tugas penyuluh dalam peningkatan produksi bukan tugas yang biasa,” ungkap Dedi Nursyamsi, Kepala BPPSDMP.[rilis]


Posting Komentar

0 Komentar