BARABAI – Seluruh prajurit Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah turun ke Lapangan Tembak Yonif 621/Manuntung guna mengikuti latihan menembak periodik Triwulan I Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan profesionalisme dan kemahiran dasar militer, Senin (9/2/2026).
Latihan ini menjadi agenda krusial bagi para prajurit untuk memastikan kesiapan tempur mereka tetap berada di level tertinggi. Dalam pelaksanaannya, personel diuji dengan berbagai jenis senjata dan posisi tembak sesuai dengan standar operasional militer.
Koordinator Latihan, Letda Inf Riyanto, menjelaskan secara rinci mengenai teknis penilaian yang dilakukan selama latihan berlangsung di Desa Batali tersebut.
"Seluruh prajurit melaksanakan menembak senapan jarak 100 meter dengan penilaian tiga sikap, yaitu tiarap, duduk, dan berdiri," ujar Letda Inf Riyanto saat memantau jalannya kegiatan.
Selain senapan laras panjang, para prajurit juga mengasah akurasi menggunakan senjata pistol. Teknik pernapasan dan konsentrasi menjadi fokus utama dalam setiap tarikan pelatuk.
"Untuk senjata pistol dilaksanakan pada jarak 25 meter dengan sikap dua tangan," tambahnya.
Dandim 1002/HST, Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, menekankan bahwa meskipun tujuan utama adalah peningkatan *skill*, keselamatan tetap menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Latihan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak prajurit,” tegas Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar.
Dandim juga mewanti-wanti seluruh personel agar tidak lengah terhadap prosedur penggunaan senjata api guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di area latihan.
“Yang paling utama adalah tetap mengedepankan prosedur keamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkas Dandim menutup arahannya.[nata]
Tags
humaniora
