Menguatkan Iman Lewat Tafakur Semesta dalam Kajian Subuh di Sungai Miai

Menguatkan Iman Lewat Tafakur Semesta dalam Kajian Subuh di Sungai Miai

BANJARMASIN – Kajian rutin setelah salat Subuh kembali digelar di Masjid Muhammadiyah Sungai Miai, Banjarmasin, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini diikuti jamaah dengan penuh khidmat dan menghadirkan pemateri Dr. Ir. Suriansyah Sabaruddin, M.T., M.Ed, yang mengangkat tema tafakur alam semesta sebagai sarana menguatkan iman kepada Allah SWT.

Dalam kajiannya, Dr. Suriansyah Sabaruddin mengajak jamaah untuk merenungkan betapa luas dan dahsyatnya ciptaan Allah SWT yang tergabung dalam sistem alam semesta dan galaksi. Ia menegaskan bahwa keterbatasan akal dan kemampuan manusia merupakan bukti nyata bahwa tidak semua fenomena dapat dijangkau oleh sains dan logika semata, melainkan harus disertai dengan keimanan yang kuat.

Menurutnya, sehebat apa pun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia tetap tidak akan mampu menembus penjuru langit tanpa pertolongan Allah SWT. Bahkan untuk menjangkau planet terdekat seperti Merkurius saja, manusia dihadapkan pada kondisi ekstrem akibat panas yang luar biasa. Hal ini menunjukkan bahwa bumi merupakan tempat yang telah Allah siapkan secara sempurna bagi kehidupan manusia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para ahli astronomi menyebut alam semesta telah ada sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu. Bumi berotasi mengelilingi matahari sehingga terjadilah siang dan malam, sementara matahari bersama planet-planet yang mengelilinginya juga bergerak mengitari galaksi. Seluruh keteraturan tersebut berjalan dengan presisi tinggi sebagai bagian dari ketetapan dan kehendak Allah SWT.

Dalam kesempatan itu, Dr. Suriansyah Sabaruddin juga menegaskan bahwa setiap muslim wajib meyakini peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa agung tersebut, menurutnya, hanya dapat dijelaskan sebagian kecil oleh sains, sementara selebihnya berada di luar jangkauan akal manusia dan sepenuhnya merupakan kekuasaan Allah SWT.

Kajian Subuh ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran spiritual jamaah untuk senantiasa bertafakur dan memperkuat iman. Setiap membuka pandangan mata terhadap kehidupan dan alam sekitar, umat Islam diajak untuk melihat tanda-tanda kebesaran Allah SWT dengan landasan iman dan ketundukan, sami’na wa atha’na.

Kajian rutin setelah Subuh di Masjid Muhammadiyah Sungai Miai ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keislaman dan peningkatan kualitas keimanan jamaah secara berkelanjutan.[zahidi]
Lebih baru Lebih lama