BARABAI – Komandan Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, secara resmi melepas keberangkatan 26 atlet karate terbaik Bumi Murakata untuk berlaga memperebutkan supremasi juara pada ajang bergengsi Piala Pangdam XXII/Tanbun Bungai 2026 di Banjarmasin, Rabu (8/4/2026).
Langkah pelepasan kontingen ini menjadi bukti nyata dukungan institusi teritorial terhadap pengembangan prestasi olahraga bela diri di daerah.
Selain memberikan restu, Dandim juga membakar semangat para karateka dengan menjanjikan bonus khusus bagi mereka yang berhasil membawa pulang medali sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras.
Persiapan intensif yang telah dilalui para atlet selama di bawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) HST diharapkan menjadi modal kuat untuk menghadapi persaingan ketat di tingkat provinsi.
Dengan disiplin tinggi dan semangat juang yang membara, kontingen HST membawa misi besar untuk mengharumkan nama daerah di kancah Kalimantan Selatan.
“Bertandinglah dengan maksimal, tetap disiplin, jaga kekompakan, dan tunjukkan bahwa atlet HST mampu bersaing serta meraih prestasi terbaik,” ujar Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar saat membakar semangat para atlet.
Beliau menekankan bahwa integritas di atas lapangan merupakan hal utama yang harus dijaga oleh setiap personel kontingen.
“Kami berpesan agar seluruh atlet bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik daerah di arena pertandingan,” tegas Dandim 1002/HST.
Sementara itu, Ketua Forki HST, Pa Dia Udini, melaporkan kesiapan teknis tim yang telah melalui proses pelatihan panjang sebelum diberangkatkan.
“Mudah-mudahan dengan latihan dan disiplin yang tinggi selama ini, para atlet karate-do HST dapat memberikan hasil yang memuaskan serta mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.
Beliau pun menambahkan bahwa dukungan moril dan materiil dari pihak Kodim menjadi pelecut semangat tersendiri bagi para pendamping dan atlet.
“Kami menurunkan 26 atlet pilihan yang didampingi oleh empat orang pendamping guna memastikan kondisi fisik dan mental mereka tetap prima selama kejuaraan berlangsung,” pungkasnya.[nata]
Tags
humaniora
