BARABAI - Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), memberikan klarifikasi terkait perbedaan status operasional administratif pada sistem daring dengan kondisi riil di lapangan guna meredam kebingungan masyarakat, Kamis (23/4/2026).
Ketidaksesuaian informasi tersebut memicu diskursus di ruang publik setelah data pada laman resmi Badan Gizi Nasional mencantumkan SPPG Maringgit dalam daftar unit yang telah beroperasi, padahal distribusi bantuan belum menjangkau penerima manfaat.
Pihak pengelola menjelaskan bahwa status operasional secara daring merupakan tahapan administratif atau persetujuan data dari pemerintah pusat, namun belum mencakup kesiapan teknis di tingkat daerah.
Saat ini, unit pelayanan yang berlokasi di Kecamatan Batang Alai Utara tersebut masih berada dalam fase finalisasi dokumen dan pemenuhan persyaratan internal sebelum benar-benar memulai pelayanan distribusi gizi kepada sekolah-sekolah di wilayah setempat.
“SPPG di Kecamatan Batang Alai Utara belum ada yang beroperasi,” ujar Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sadilah, saat memberikan pernyataan kepada awak media
Ia menegaskan bahwa meskipun unit tersebut telah tercatat dalam sistem, aktivitas pelayanan fisik di lapangan masih memerlukan waktu untuk dipersiapkan secara matang.
“Istilah 'operasional' yang tertera dalam sistem daring memiliki makna teknis yaitu ops by data,” jelasnya.
Status tersebut menandakan bahwa unit terkait telah mendapatkan persetujuan administratif, namun masih harus menyelesaikan tahapan kelengkapan berkas internal.
“Unit tersebut telah disetujui atau approved secara administrasi oleh pusat, namun belum berarti siap melayani di tingkat lapangan,” tambahnya
Masyarakat diharapkan bersabar dan tidak terpengaruh oleh disinformasi terkait waktu dimulainya distribusi bantuan makanan bergizi tersebut.
“Pihak pengelola memastikan akan segera meluncurkan layanan begitu semua syarat teknis dan administratif terpenuhi sepenuhnya,” tutupnya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan program ini berjalan sesuai dengan perencanaan agar upaya pemenuhan gizi anak-anak di Bumi Murakata dapat terlaksana secara tepat sasaran.[nata]
Tags
peristiwa
