BARABAI - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Divisi Propam dan Asisten Logistik melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan serta kondisi senjata api organik guna memastikan profesionalitas dan mencegah penyimpangan personel di lingkungan Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (14/4/2026).
Kegiatan pengawasan yang berlangsung di Aula Bhayangkara ini melibatkan pengecekan mendalam terhadap kelengkapan administrasi, kelayakan fisik senjata, hingga tes psikologi bagi personel pemegang senjata api dinas.
Audit strategis ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol Alfonso Dolu Gelbert Sinaga beserta jajaran dari Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menjamin bahwa seluruh perlengkapan pendukung tugas kepolisian berada dalam kondisi siap pakai dan sesuai dengan standar operasional prosedur.
Dengan adanya audit ini, diharapkan akuntabilitas internal kepolisian semakin meningkat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat di Bumi Murakata.
Hasil sementara menunjukkan bahwa distribusi dan pemeliharaan senjata di Polres HST telah memenuhi kriteria administratif dan teknis yang ditentukan oleh institusi.
“Audit ini merupakan bentuk pengawasan rutin yang sangat krusial untuk menjaga profesionalitas dan mencegah segala bentuk penyalahgunaan senjata api oleh personel,” ujar Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa pemegang senjata api dinas harus memiliki tanggung jawab moral dan administratif yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa penggunaan senjata api dinas telah sesuai dengan prosedur, administrasi, serta ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri,” tambah Kapolres saat mendampingi tim audit.
Pemeriksaan mencakup detail teknis untuk memastikan tidak ada senjata yang mengalami kerusakan atau penyalahgunaan izin pinjam pakai.
“Tim melakukan pengecekan secara menyeluruh, meliputi kondisi fisik senjata api serta kesiapan dan kelayakan mental personel pemegang senpi tersebut,” jelasnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Kapolres mengapresiasi ketaatan jajarannya sehingga proses audit berjalan tanpa kendala berarti.
“Hasil audit menunjukkan seluruh personel pemegang senjata api dinas telah memenuhi persyaratan administrasi sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan secara akuntabel,” pungkasnya.[nata]
Tags
peristiwa
