Tak Sekadar Perebutan Piala, Kapolres HST Cup 2026 Fokus Gali Potensi Pelajar

Tak Sekadar Perebutan Piala, Kapolres HST Cup 2026 Fokus Gali Potensi Pelajar

BARABAI – Kompetisi sepak bola Kapolres HST Cup 2026 resmi dimulai di Stadion Murakata Barabai pada Jumat (21/8/2026), dengan mengikutsertakan 16 tim pelajar tingkat SMA sederajat se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
 
Ajang ini diselenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi wadah pembinaan dan penggalian potensi pesepak bola muda asli daerah. Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga 11 September 2026.
 
Ketua Panitia yang juga Kabag Ops Polres HST Kompol Antoni Silalahi menjelaskan, turnamen ini tidak hanya berfokus pada persaingan meraih kemenangan, melainkan prioritas utama adalah menemukan talenta muda potensial dari Bumi Murakata.
 
“Kami ingin menggali bakat tersembunyi, bukan sekadar menentukan juara, agar sepak bola HST memiliki fondasi kuat dari kalangan pelajar,” ujar Antoni.
 
Pembinaan yang diterapkan mencakup aspek keterampilan teknis, kedisiplinan, kerja sama tim, hingga pembentukan karakter. Panitia juga menyiapkan total hadiah senilai Rp15 juta yang akan diberikan kepada tim dan pemain berprestasi.
 
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon menyatakan, kompetisi ini menjadi langkah nyata membangun kemandirian sepak bola daerah agar tidak lagi bergantung pada pemain dari luar wilayah.
 
“Ke depannya kita berharap tak perlu mendatangkan pemain luar, karena HST sudah memiliki banyak bibit berkualitas yang mampu memperkuat tim kebanggaan daerah,” tegas Kapolres
 
Ia meminta seluruh wasit dan petugas pertandingan bekerja secara profesional demi menjaga keadilan kompetisi, sementara para pemain diminta mengedepankan sportivitas dalam setiap laga. Persaingan hanya berlaku di lapangan, sedangkan persaudaraan antarpelajar harus tetap terjalin erat.
 
“Bermainlah dengan jujur dan tangguh. Menang atau kalah adalah hal biasa, kita lawan di lapangan namun tetap saudara di luar sana,” pesannya.
 
Perhatian juga ditujukan kepada suporter agar menciptakan suasana positif tanpa provokasi maupun tindakan yang merusak nama baik sekolah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi alternatif positif bagi pelajar untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.
 
Panitia menargetkan ajang ini berjalan aman, tertib, dan melahirkan nama-nama baru yang mampu bersaing di kancah sepak bola tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang.[nata]
Lebih baru Lebih lama