Pra UKW dan OKK, BI Bekali Wartawan Kalsel tentang Literasi Keuangan

Pra UKW dan OKK, BI Bekali Wartawan Kalsel tentang Literasi Keuangan

BANJARMASIN — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan menggelar Pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI Kalsel, Banjarmasin, Senin (28/9/2026). Ini sebagai pembekalan peserta sebelum pelaksanaan UKW.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan UKW yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 2 Oktober 2026 di Hotel GSign Banjarmasin. UKW sendiri bakal diikuti 30 peserta dari berbagai jenjang kompetensi wartawan.

Peserta UKW dibagi ke dalam lima kelas, yakni dua kelas tingkat Muda, dua kelas tingkat Madya, dan satu kelas tingkat Utama. Pada sesi Pra UKW, peserta memperoleh gambaran mengenai materi, mekanisme, serta standar penilaian yang akan diujikan.

Selain pembekalan teknis kewartawanan, kegiatan juga menghadirkan Kepala Divisi Implementasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan, Mualam Noor, sebagai narasumber.

Mualam Noor menjelaskan, Bank Indonesia merupakan bank sentral Republik Indonesia yang memiliki mandat utama menjaga stabilitas nilai rupiah sebagai fondasi perekonomian nasional.

Menurutnya, tugas Bank Indonesia berbeda dengan bank komersial yang menyediakan layanan simpanan, pinjaman, dan investasi kepada masyarakat. BI tidak menjalankan fungsi perbankan komersial, melainkan menyusun serta melaksanakan kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan.

“Bank Indonesia memiliki tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, sekaligus memelihara stabilitas sistem pembayaran dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan,” ujar Mualam Noor dalam paparannya.

Ia menambahkan, penguatan peran Bank Indonesia semakin ditegaskan melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang memperjelas tujuan, tugas, kewenangan, serta tata kelola BI.

Dalam implementasinya, lanjut Mualam Noor, Bank Indonesia menjalankan bauran kebijakan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan sektor riil dan mendukung penciptaan lapangan kerja secara berkelanjutan.

Melalui sesi literasi ekonomi tersebut, peserta Pra UKW diharapkan tidak hanya memahami kompetensi jurnalistik, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan yang memadai dalam meliput isu ekonomi, moneter, dan kebijakan keuangan daerah secara akurat dan berimbang.[aan]
Lebih baru Lebih lama