KABUT ASAP karhutla Kota Palangka Raya. Langit tampak kemerahan, jarak pandang sekitar 10 meter.| foto : istimewa
PALANGKA RAYA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah mengeluarkan imbauan kepada seluruh anggotanya menyusul kabut asap dan memburuknya kualitas udara dalam beberapa pekan terakhir. Melalui surat tertanggal Kamis (15/10/2026), wartawan diminta meningkatkan perlindungan diri saat menjalankan tugas jurnalistik di luar ruangan.
Kondisi kabut asap terutama dirasakan di Palangka Raya dan sejumlah wilayah Kalteng. Situasi ini menjadi perhatian PWI Kalteng karena wartawan memiliki mobilitas tinggi dan kerap menjalankan peliputan di lapangan.
“Kondisi beberapa minggu terakhir ini sudah bisa dikatakan darurat. Asap makin tebal, kualitas udara makin buruk dan tentu berbahaya bagi kesehatan warga. Itu yang mendasari kami mengeluarkan imbauan kepada seluruh anggota PWI di Kalteng,” kata Ketua PWI Kalteng M Zainal di Sekretariat PWI Kalteng, Kamis (15/10/2026).
Dalam surat yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris PWI Kalteng itu, seluruh Anggota Biasa dan Anggota Muda diminta meningkatkan perlindungan diri ketika menjalankan aktivitas jurnalistik di luar ruangan.
Penggunaan masker menjadi salah satu poin utama. Wartawan diminta memakai masker standar N95 atau masker medis rangkap dua untuk mengurangi risiko paparan partikel asap.
Selain menggunakan masker, wartawan juga diminta menjaga kondisi fisik selama bertugas. Asupan air mineral dan makanan harus tetap terjaga. Istirahat juga diperlukan ketika tubuh mulai kelelahan.
“Teman-teman harus menjaga kondisi fisik. Cukup minum air mineral, makan teratur dan kalau sudah lelah, segera istirahat. Jangan dipaksakan,” ujar Zainal.
Zainal yang juga menjabat Ketua Harian DAD Katingan mengingatkan anggotanya mengonsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Kebersihan tangan juga perlu diperhatikan. Wartawan diminta mencuci tangan sebelum makan dan minum agar debu yang menempel tidak ikut masuk ke tubuh.
Jika mengalami pusing atau sesak napas saat menjalankan tugas jurnalistik, wartawan diminta segera memanfaatkan fasilitas Rumah Oksigen yang tersedia di sejumlah wilayah Kalteng.
“Kalau saat meliput mulai merasa pusing atau sesak napas, segera manfaatkan Rumah Oksigen. Fasilitas itu sekarang sudah tersedia di banyak wilayah Kalteng untuk membantu menjaga kadar oksigen dalam tubuh,” kata Zainal.[rl/zk]
Tags
peristiwa
