BROSUR Universitas Budi Luhur (UBL) berkolaborasi dengan Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) menghadirkan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Magister Ilmu Komputer di bawah Fakultas Teknologi Informasi.| foto : istimewa
PARINGIN - Kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di bidang teknologi informasi kini semakin terbuka bagi masyarakat Kalimantan. Universitas Budi Luhur (UBL) berkolaborasi dengan Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) menghadirkan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Magister Ilmu Komputer di bawah Fakultas Teknologi Informasi.
Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.
Rektor UNIVSM, Abdul Hamid, mengatakan program tersebut merupakan inisiatif UBL yang dikembangkan melalui kerja sama dengan UNIVSM untuk memberikan alternatif pendidikan magister yang lebih fleksibel bagi masyarakat.
“Dengan adanya program ini, tentunya akan dapat memperluas akses pendidikan bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang S2, terutama di bidang keilmuan komputer,” kata Abdul Hamid di Paringin, Kamis.
Menurutnya, kehadiran program dengan sistem pembelajaran penuh secara daring menjadi peluang tersendiri bagi masyarakat Kalimantan. Sebab, pilihan pendidikan magister ilmu komputer di kawasan tersebut masih terbatas, terutama yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan tanpa harus hadir secara langsung di kampus.
Melalui sistem full online, mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran dari berbagai lokasi dengan lebih fleksibel. Skema ini diharapkan menjadi solusi bagi para pekerja maupun masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dan jarak untuk menempuh pendidikan secara tatap muka.
Tak hanya menawarkan fleksibilitas, program ini juga menyediakan skema biaya pendidikan dengan penawaran khusus bagi mahasiswa angkatan pertama dan alumni UNIVSM.
Abdul Hamid menjelaskan, biaya pendidikan selama masa studi ditawarkan mulai Rp30 juta bagi alumni UNIVSM yang baru lulus, Rp32 juta untuk kategori alumni fresh graduate sesuai ketentuan program, Rp34 juta bagi alumni UNIVSM lainnya, serta Rp36 juta untuk peserta umum.
Mahasiswa juga dapat memulai perkuliahan dengan membayar biaya awal Rp2 juta, sementara sisa biaya pendidikan dapat dicicil hingga 18 bulan.
Dari sisi akademik, program ini menawarkan sejumlah peminatan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi, yakni AI for Business, Data Science for Business, serta AI Based Cyber Security. Pembelajaran juga didukung dosen dari kalangan akademisi dan praktisi berpengalaman.
Program tersebut telah memperoleh izin penyelenggaraan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1092/B/O/2026, dengan izin operasional yang secara khusus mencakup penyelenggaraan program PJJ di Kabupaten Balangan.
Abdul Hamid berharap kehadiran program ini dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal di bidang teknologi informasi. Dengan semakin banyak tenaga ahli yang menempuh pendidikan lanjutan, daerah diharapkan mampu mengoptimalkan potensi sumber daya manusia sendiri untuk memenuhi kebutuhan industri dan pembangunan.
Terlebih, UNIVSM telah memiliki tiga program studi sarjana yang berkaitan dengan bidang komputer. Kehadiran program magister ini diharapkan memperkuat kesinambungan pendidikan sekaligus membuka peluang pengembangan kompetensi hingga jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Koordinator PJJ UBL-UNIVSM, Akhmad Sufyan Asaury, mengatakan pendaftaran mahasiswa baru terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah, tidak terbatas hanya untuk warga Kabupaten Balangan.
Meski pembelajaran dilaksanakan secara daring, pihaknya tetap menyiapkan sekretariat serta dukungan sarana dan prasarana di lingkungan UNIVSM untuk menunjang kebutuhan mahasiswa, termasuk keperluan tutor, penggunaan laboratorium, dan kegiatan riset.
“Kita tetap menyiapkan sekretariat untuk kelancaran program ini. Nantinya, apabila ada keperluan tutor, penggunaan sarana prasarana seperti laboratorium ataupun keperluan riset, akan kita fasilitasi di UNIVSM,” ungkapnya.
Pihaknya juga berencana memperluas sosialisasi dan promosi penerimaan mahasiswa baru ke kabupaten-kabupaten tetangga di kawasan Banua Enam. Proses rekrutmen dan perkuliahan ditargetkan mulai efektif pada November atau Desember 2026.
Melalui kolaborasi ini, UBL dan UNIVSM diharapkan dapat menghadirkan akses pendidikan magister yang lebih terjangkau dan fleksibel, sekaligus memperkuat kapasitas tenaga profesional lokal dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.[martin]
Tags
balangan
