Kompak, Penyuluh dan Petani Amankan Lumbung Pangan di Masa Covid-19

BATULICIN - Kelompok Tani (Poktan) Bina Sejahtera di Desa Sari Gadung kembali panen padi varietas ciherang dengan produktivitas 8,16 ton per hektare setelah beberapa hari yang lalu.

Hingga awal Juni mendatang, diperkirakan panen ini terus berlanjut luasan di Desa Sari Gadung di wilayah kelompok Bina Sejahtera ini seluas 2 hektare.

Dengan panen yang terus berlanjut ini, diharapkan dapat mengamankan lumbung pangan daerah, terutama saat menghadapi masa pandemi Covid-19 saat ini.

Panen ini semakin membuktikan bahwa petani dan penyuluh di lapangan masih terus bergerak, meski intaian virus Covid-19 yang mematikan terus mewabah ke semua wilayah.

Termasuk Kabupaten Tanah Bumbu, yang pada Sabtu 18 April 2020 lalu jumlahnya melonjak tajam dari angka 3 menjadi 12 orang terpapar virus hingga Minggu, 20 April 2020.

Hasil ini (Panen)dapat kami peroleh karena dukungan dari banyak pihak. Kami berusaha sebaik mungkin menjawab tantangan Mentan. Alhamdulillah, hasil panen yang diperoleh tetap bagus ungkap Muslih Sutina Ketua Poktan Bina Sejahtera. 

“Semoga apa yang kami lakukan dapat berkontribusi bagi masyarakat di masa wabah” tuturnya.

Penyuluh dari BPP Batulicin Muhammad Faisal mengatakan bahwa Poktan  Bina Sejahtera melakukan panen sudah menggunakan alat mesin pertanian Combine Harvester, “ Hanya saja operator combine kurang sadar dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)”, tutur Faisal




Tekad ini senada dengan pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) beberapa waktu yang lalu  bahwa sektor pertanian tidak boleh berhenti.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dr Ir Dedi Nursyamsi M.Agr berpesan kepada penyuluh pertanian untuk terus mendampingi petani.

Namun demikian, dalam kegiatan pendampingan penyuluh pertanian harus mengikuti SOP pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19.[advertorial]

Posting Komentar

0 Komentar