Forum Panti Banjarmasin Studi ke Panti di Hulu Sungai

BANJARMASIN - Mengunakan 2 bus plus mobil pribadi, 60 perwakilan panti asuhan yang tergabung dalam forum panti se-Kota Banjarmasin atau FK-LKSA, bersilaturahmi sekaligus studi banding ke dua panti di hulu sungai.

Panti yang mereka kunjungi itu tak lain Panti Asuhan Siti Khadijah di Rantau, Kabupaten Tapin dan Panti Asuhan Muhammadiyah Alabio di Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (5/9/2020).

Ketua FK-LKSA Banjarmasin, Ilyannoor S.Ag mengatakan, 
beberapa program kerja forum ini sudah berjalan, termasuk studi banding yang dilakukan ke dua panti ini.

"Kedua panti ini layak kami datangi karana prestasinya patut dibanggakan dan layak menjadi contoh," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, Forum Panti untuk tahun 2020 mendapatkan dana hibah dari Pemkot Banjarmasin sebesar Rp100 juta, dengan kegiatan tilawah putra/putri, tahfiz putra/putri, pengolahan limbah di panti, kebersihan panti, pembuatan poster Covid-19 dan studi banding.

Perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin, Dr Ibnu Sabil menambahkan, memang benar kegiatan Forum Panti ini disupport Pemkot Banjarmasin. Diharapkan 2021, anggaran sosial ini bisa ditingkatkan dan dibackup agar lebih maju.

Pada kunjungan ini, Forum Panti juga memberikan paket sembako serta bantuan uang tunai Rp2,5 juta.

Sementara itu, Ketua Panti Siti Khadijah, HM Suadi S.Ag dalam mengucapkan terima kasih atas kunjungan Forum Panti ini. Ia membeberkan, jika panti binaannya pernah berprestasi sebagai juara tingkat provinsi serta masuk 10 besar tingkat nasional.

"Panti ini sudah berjalan selama 30 tahun. Jumlah anak asuh yang ditampung saat ini 90 orang, terdiri dari anak-anak terlantar yang berpotensi tidak dapat lagi melanjutkan sekolah," terangnya.

Pun dengan Ketua Panti Muhammadiyah Alabio, H Ahmad Yusri S.Sos.M.A.P mengaku senang dan terharu atas kunjungan Forum Panti Banjarmasin ini. 

Menurutnya, panti binaannya ini sudah memasuki usia panti ke-83 tahun dan termasuk panti tertua di Kalimantan. Tentunya sudah ada alumni Panti Muhammadiyah Alabio yang sukses.

Di antara mereka yang berhasil itu, seperti Drs H Salahuddin El-Chairi yang pernah menjabat Kepala Kandepag Sulawesi Utara 2 periode, di DKI Jakarta dan Dirjen di Depag Pusat.

Kemudian Drs HM Yusuf dan Kepala SD Muhammadiyah 1 Samarinda (SD Unggulan di Kalimantan Timur), serta H Hermani Abdurrahman yang pernah menjabat Dirut Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan.

"Masih banyak lagi yang tersebar di seluruh Kalimantan, bahkan sampai ke Sumatera," sebutnya.

Kesuksesan mereka ini, lanjutnya, menjadi inspirasi bagi pengurus untuk membangun rasa percaya diri di kalangan anak panti agar terus melatih diri dan belajar giat sehingga kelak mereka juga bisa sukses seperti alumni panti asuhan ini.[iqbal]

Posting Komentar

0 Komentar