Koordinasi Program YESS, PPIU Kalsel Kunjungi Petani Berprestasi

MARTAPURA - Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru selaku PPIU Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan ke salah satu petani di Kabupaten Banjar, Rabu (29/10/2020).

Dalam kunjungan ini, petani dituju adalah Darwadi. Darwadi sendiri merupakan Ketua Kelompok Tani (Poktan) Kusambi Makmur yang berada di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

"Kunjungan ini adalah dalam rangka Koordinasi Program YESS ke petani terbaik 2020 yang ada di kabupaten Banjar," kata Rizky Amalia, di sela-sela kegiatan.

Rizky yang merupakan LO dari PPIU Kalsel ini mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan arahan Project Manager PPIU Kalsel untuk mendata petani maju yang nantinya diusulkan sebagai mentor pada program YESS.

"Kita melaksanakan koordinasi ke pak Darwadi bukan tanpa alasan. Sebelumnya nama Pak Darwadi sudah direkomendasikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Banjar," tuturnya.

Bukan hanya itu, lanjutnya, Darwadi juga merupakan peraih predikat Petani Terbaik 2020 se-Kabupaten Banjar. Usai kunjungan ini nama Darwadi akan dikirim dan usulkan ke NPMU. 

"Untuk nanti ditentukan apakah bisa menjadi Mentor atau Fasilitator terhadap peserta CPCL nantinya,"  jelas Rizky.

Untuk saat ini, Kelompok Tani yang diketuai oleh pria kelahiran Wonogiri, Jawa tengah ini diusulkan oleh BPP Karang Intan untuk menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S).

Poktan Kusambi Makmur sendiri bergerak di bidang usaha budidaya padi dan hortikultura (pembibitan hortikultura, perkebunan, pembuatan pupuk bokashi dan pembibitan ikan air tawar lokal dalam hal ini Papuyu/Betok).

Melalui program YESS ini, Darwadi berharap usaha seperti yang Ia lakukan mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Sehingga nantinya dapat berkembang dan dapat ditularkan kepada petani lainnya yang masih berusia muda. 

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi senantiasa memberikan motivasi dan semangat terhadap duta-duta milenial pertanian dan P4S. 

Duta milenial dan P4S diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk berwirausaha juga turut membantu pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, dengan mempercepat bimbingan kepada masyarakat, khususnya berkaitan program Kementerian Pertanian.

“Kami berharap program tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat di lapangan yang otomatis juga mempercepat dampak positif pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.[tm/advertorial]