Melalui BBPP Binuang, Kementan Siapkan P4S Cetak Petani Milenial

TENGGARONG - Sebanyak 39 siswa telah diberangkatkan panitia magang SMK El Fhaluy Al Faizin ke P4S Lau Kawar Kabupaten Kutai Kartanegara. Di P4S ini mereka melaksanakan magang selama kurang lebih 2 bulan. 

Dari 39 orang yang magang itu terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 21 siswi perempuan. Mereka dibagi  lagi ke dalam 4 Kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang dan 1 kelompok terdiri dari 9 orang.  

Mereka diantar oleh 2 guru yang diberi amanah untuk menyerahkan dan mengantarkan siswa untuk magang di sana.
 
Guru pengantar magang, Lanom SPd mengungkapkan, Ketua P4S Lau Kawar, Jumanan Tarigan sangat menerima baik siswa-sisiwi  magang di tempatnya.

“Terima kasih sudah diberi kepercayaan sebagai tempat magang, saya merasa senang bisa membagikan ilmu kepada anak-anak SMK El Fhaluy Al Faizin, pesan saya agar selalu disiplin karena di dunia pertanian ini kita mau bermain atau dipermainkan, ini tergantung pada anak-anak semua," tutur Jumanan berpesan.

Sebab, lanjutnya, magang ini supaya siswa mengimplementasi ilmu dan skill yang didapatkan saat di sekolah diharapkan bisa menjadi sebuah bekal untuk siswa memulai belajar di dunia industri yang sesungguhnya.

Melihat respon baik ini diharapkan juga menjadi penyemangat bagi siswa yang magang di sana, salah satunya M. Aldo Aliansyah.

“Harapan saya mengikuti magang ini supaya saya menambah wawasan, terutama di bidang pertanian dan nantinya bisa menjadi ilmu yang bermanfaat di kemudian hari," harapnya.

Menilik info dari Jumanan Tarigan selaku Ketua P4S, di tempat magang ini banyak ilmu yang bisa digali dari berbagai komoditas yaitu komoditas pertanian, peternakan dan perikanan.

P4S Lau Kawar sendiri merupakan P4S Binaan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang yang telah sering membina petani milenial di kawasan Kalimantan Timur. 

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM di bidang pertanian, salah satunya melalui Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan, P4S merupakan lembaga pelatihan yang didirikan, dimiliki dan dikelola oleh petani secara swadaya, baik perorangan maupun kelompok.

P4S juga berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan SDM pertanian dalam bentuk pelatihan dan pemagangan dari oleh dan untuk petani serta masyarakat perdesaan.

"Hal ini merupakan wujud nyata partisipasi aktif petani, khususnya petani maju yang usahanya layak dicontoh dan ditiru oleh petani lainnya dalam mempercepat penerapan teknologi baru," pungkasnya.[rilis]

Posting Komentar

0 Komentar