Birah-birahan, 'Si Kembar' yang Berjauhan

BAYANGKAN, Anda berniat pergi ke suatu tempat, tapi malah nyasar ke lokasi yang berbeda, hanya karena kedua tempat itu punya nama yang sama. Dan itu, sangat mungkin terjadi di Kalimantan!

Di Kalimantan, ada dua buah pulau kecil, yang punya banyak sekali kesamaan. Bahkan, keduanya memiliki nama yang sama persis: Birah-birahan.

Tapi awas, jangan sampai keliru. Karena, letak kedua pulau itu saling berjauhan.
Nama “Birah-birahan” sendiri berasal dari istilah bahasa Banjar “Birah”. Ini merupakan sejenis tanaman talas berukuran besar.

Pulau Birah-birahan yang pertama, berada di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan Pulau Birah-birahan yang kedua, masuk ke dalam wilayah Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kalau tidak malas, silakan buka Google Map atau Google Earth. Lalu, cari dimana letak Kabupaten Kutai Timur, dan di sebelah mana Kabupaten Kotabaru.

Jika ditarik garis lurus dari Pulau Birah-birahan Kutai Timur ke Birah-birahan Kotabaru, maka akan didapat jarak keduanya sekitar 600 kilometer.

Sementara riilnya, yakni bila diukur melalui jalur darat atau Jalan Trans Kalimantan, ada 14 kabupaten dan kota diantara kedua pulau "kembar" itu. Dan jaraknya, bisa mencapai kurang lebih 1.500 kilometer. 
Nah, kalau sampai salah tujuan, terbayang kan, betapa repotnya?

Pulau Birah-birahan di Kutai Timur memiliki luas 0,15 kilometer persegi, atau 15 hektare. Luas Pulau Birah-birahan di Kotabaru pun kurang lebih sama.
Bedanya, jika dilihat dari udara. Bentuk pulau Birah-birahan Kutai Timur cenderung proporsional, atau agak mirip Pulau Bali. Sedangkan Birah-birahan Kotabaru tampak memanjang dan meliuk.

Di Kutai Timur, Pulau Birah-birahan memiliki pantai berpasir putih. Begitu pula dengan Birah-birahan di Kotabaru. Pantai di kedua pulau itu pun sama-sama menjadi habitat penyu. 

Aktivitas menyelam dan snorkeling, juga bisa dilakukan di perairan kedua Birah-birahan. Perairan di kedua pulau tersebut, sama-sama menyimpan kekayaan terumbu karang, yang dihuni beragam biota laut.

Kedua Birah-birahan sama-sama tidak berpenduduk. Sama-sama belum terpasang jaringan listrik. Kalau sinyal seluler, sepertinya sudah ada. Kedua pulau itu, juga sama-sama menghadap ke Selat Makassar. 

Untuk mencapai Birah-birahan Kutai Timur maupun Birah-birahan Kotabaru, sama-sama harus melalui perjalanan darat dan laut, selama berjam-jam, dari masing-masing ibukota provinsi.

Kedua pulau kecil bernama Birah-birahan itu, benar-benar layaknya saudara kembar, bukan?

Wisatawan dari luar Kalimantan yang hendak berpetualang ke Birah-birahan Kutai Timur, harus terlebih dulu mendarat di Samarinda atau Balikpapan. Sementara bila ingin ke Birah-birahan Kotabaru, turis mesti cari kendaraan dari Banjarmasin atau Banjarbaru.

Yang pasti, siapapun kalau ingin ber-adventure ke sana, haruslah dalam kondisi yang benar-benar fit. Selain bakal menempuh perjalanan yang panjang dan melelahkan, ingat bahwa saat ini masih dalam suasana pandemi. 

Selain kesehatan, ATM dan dompet harus fit juga tentunya. Sebab, untuk bisa merasakan eksotisme salah satu apalagi kedua pulau terpencil itu, tidak akan cukup dengan satu atau dua juta rupiah saja

Nah, sekarang keputusan ada di tangan Anda. Birah-birahan manakah yang hendak dipilih sebagai tujuan petualangan? Saran saya sih, keduanya.[sahrudin]


Posting Komentar

0 Komentar