DPRD Barsel Gelar Buka Puasa Bersama, Farid Yusran Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

DPRD Barsel Gelar Buka Puasa Bersama, Farid Yusran Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

BUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), partai politik serta instansi vertikal di wilayah setempat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Graha Paripurna DPRD Barsel, Kamis malam (12/3/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil ketua I,II, DPRD dan Seluruh Angota DPRD Barsel, Bupati dan Wabup Barsel, Pj Sekda dan Serta Kepala OPD Barsel, Kapolres Barsel, Dandim 1012 Buntok, Kejari Barsel, Kepala Lapas kelas II B Buntok, Tokoh masyarakat, tokoh agama dan Para tamu undangan.

Ketua DPRD Barito Selatan, Ir. H. M. Farid Yusran, MM, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam membangun daerah.

“Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kita berharap dapat mempererat tali silaturahmi antara DPRD, pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan seperti ini sangat penting untuk memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Barito Selatan agar semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Farid juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi situasi geopolitik dunia yang saat ini sedang memanas.

Menurutnya, pemerintah pusat telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kondisi ekonomi nasional tetap stabil, termasuk menjaga ketersediaan bahan kebutuhan pokok.

“Apa yang saya sampaikan ini juga menindaklanjuti apa yang disampaikan Presiden RI, bahwa masyarakat tidak perlu panik. Pemerintah sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan agar kondisi tetap terkendali,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kepanikan masyarakat justru dapat memicu kelangkaan barang di pasaran, padahal stok kebutuhan pokok sebenarnya masih mencukupi.

“Kalau masyarakat membeli secara berlebihan karena panik, itu justru bisa menimbulkan kelangkaan di lapangan. Karena itu kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan bijak dalam berbelanja,” jelasnya.

Selain itu, Farid juga mengingatkan masyarakat Barsel agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial terkait dampak konflik internasional terhadap kondisi ekonomi di Indonesia.

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, ia mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak menimbun barang. Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat sehingga diperlukan sikap bijak agar ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan harga di pasaran tetap stabil.

“Kita akan segera memasuki Hari Raya Idulfitri. Tentu kebutuhan masyarakat meningkat. Saya berharap masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan atau menimbun barang. Belanjalah secukupnya agar semua masyarakat dapat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha maupun masyarakat dapat bersama-sama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Barito Selatan.

“Kita ingin suasana menjelang Idulfitri tetap kondusif, harga stabil, dan masyarakat bisa merayakan hari raya dengan tenang,” pungkasnya.[tomi]
Lebih baru Lebih lama