Dari Schoffel sampai Aigle: Lima Brand Perlengkapan Outdoor Tertua di Dunia

Dari Schoffel sampai Aigle: Lima Brand Perlengkapan Outdoor Tertua di Dunia

TRAVELER, petualang, pecinta alam, hunter sampai rider, tak bisa lepas dari outfit berikut perlengkapan aktivitas luar ruang mereka. Selain pengetahuan dan pengalaman, perlengkapan yang memadai merupakan elemen penting saat beraktivitas di alam bebas. 

Di Indonesia, kita mengenal merek-merek Eiger, Arei, Consina, Avtech, Cartenz, Claw Fell Free, dan beberapa brand lokal lainnya. Berbagai produk dari perusahaan-perusahaan itu, tentu saja disesuaikan dengan kondisi alam kita sebagai daerah tropis.

Sementara dari negara manca, ada Arc'teryx, Rei, Black Diamond, Edelrid, Garmont dan banyak lagi. Mereka ciptakan perlengkapan untuk aktivitas dan petualangan di segala kondisi, termasuk ketika musim dingin tiba.

Diantara produsen-produsen itu, beberapa hadir lebih awal di muka bumi. Berikut lima perusahaan perlengkapan outdoor tertua, yang masih bertahan (bahkan terus berkembang) hingga saat ini:

Schoffel store di Berlin, Jerman. | Foto: Schoffel-Lowa

SCHOFFEL 
(217 tahun)

Didirikan pada 1804 di Schwabmunchen, Bavaria, Jerman, perusahaan ini sekarang dipimpin oleh Peter, generasi ketujuh dinasti Schoffel. Kendati hanya memiliki sekitar 200 karyawan, Schoffel masih menjadi produsen pakaian outdoor dan ski terkemuka di Jerman maupun negara sekitar. Tahun 2016, perusahaan keluarga ini sukses membukukan pendapatan senilai 100 juta Euro, atau lebih dari Rp 1,7 triliun.

Markas Purdey di London, Inggris. | Foto: Sporting Lodge

PURDEY 
(207 tahun)

James Purdey mendirikan usaha pembuatan senapan angin dan senjata laras panjang, tahun 1814 di London, Inggris. Purdey, yang kemudian menjadi merek dagang, diwarisi turun-temurun oleh anak dan cucunya. Lebih dari satu abad, perusahaan ini tetap fokus pada industri bedil. Kini, selain senjata, James Purdey and Sons Ltd juga dikenal sebagai produsen perlengkapan dan pakaian berburu terkemuka di Inggris.

Woolrich store di Pennsylvania, Amerika Serikat. | Foto: Happy Valley

WOOLRICH 
(191 tahun)

Dibangun oleh John Rich pada 1830, Woolrich konsisten di industri sandang outdoor sampai sekarang. Perusahaan yang berbasis di Pennsylvania, Amerika Serikat ini, mulanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan pakaian bagi para pekerja, yang seringkali harus beraktivitas di tengah musim dingin yang ekstrim. Kini, beragam pakaian adventure pria maupun wanita, dari atas sampai bawah, tersedia di Woolrich.

Pengguna produk Devold di Norwegia. | Foto: Vincent Colliard

DEVOLD 
(168 tahun)

Devold, berdiri pada 1853, memproduksi aneka penutup tubuh, dari kaki hingga kepala. Untuk anak-anak sampai orang dewasa. Kebanyakan produknya berbahan dasar wool. Perusahaan yang bermarkas di Langevag, Norwegia ini bermitra dengan para peternak domba di Australia, Selandia Baru dan Argentina.

Salah satu outlet Aigle di Paris. | Foto: Retail Design

AIGLE 
(168 tahun)

Didirikan 1853, di Montargis, Perancis oleh Hiram Hutchinson. Ia pengusaha Amerika yang bermukim di Perancis. Sepertinya ini alasan Mr Hiram bikin merek "Aigle", akronim dari American Eagle. Sejak awal, perusahaan ini sudah mantap menapaki industri sepatu dan tekstil. Hari ini, Aigle menaungi sekitar 350 store dan outlet pakaian outdoor di berbagai negara.[sahrudin]
Lebih baru Lebih lama