Dandim 1016 Tekankan Ini kepada Anggotanya yang Bertugas di Papua

PERSONEL Kodim 1016 Palangka Raya kerja bakti dan berbaur dengan masyarakat Eragayam.| foto : istimewa

PALANGKA RAYA - Personel Kodim 1016 Palangka Raya yang sedang menjalankan BKO Satgas Teritorial Indonesia Timur, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) melalui kegiatan kerja bakti perbaikan jalan di Desa tempatnya bertugas.

Pratu Rega Arista bersama tiga personel Kodim 1016 yang sedang melaksanakan Satgas Apter Daerah Distrik Eragayam Membraw Tengah Pegunungan Tengah Wamena Provinsi Papua tersebut terlihat sangat peduli dengan lingkungan di wilayah tugasnya.

"Sebagai aparat TNI sekaligus garda terdepan dan ujung tombak negara bukan hanya bertugas mengamankan negara saja tetapi juga mencintai lingkungan, salah satunya dengan kerja bakti seperti ini. Menciptakan kenyamanan karena adanya kami untuk mengatasi segala kesulitan masyarakat Eragayam," ucap Pratu Rega Arista dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/1/2022).

Selain itu, lanjutnya, pihannya juga melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah setempat, adakan pertemuan secara persuasif dan bangun kebersamaan dengan semua elemen masyarakat.

"Karena pada dasarnya keberhasilan merebut simpati dan dukungan rakyat merupakan kunci kesuksesan penugasan," tukasnya.

Terpisah, Dandim 1016 Palangka Raya Kolonel Inf Rofiq Yusuf S.Sos mengatakan, pelaksanaan tugas di Papua ini harus dilakukan dengan cara-cara yang dapat diterima oleh masyarakat setempat dan sesuai dengan hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"Dilakukan dengan menerapkan semboyan Kenali, Datangi dan Layani. Kenali masyarakat setempat dan segala permasalahannya, datangi masyarakat dengan senyum, salam, sapa serta layani masyarakat dengan membantu mengatasi kesulitan mereka, dengan begitu masyarakat akan merasakan manfaat dari kehadiran TNI di wilayahnya," bebernya.

Komunikasi sosial, urainya, harus terus dilakukan untuk mempertemukan perbedaan pendapat dan persepsi tentang berbagai hal yang selama ini menyebabkan permasalah Papua belum terselesaikan secara tuntas. 

Dengan komunikasi sosial, tambahnya, para prajurit dapat mengetahui indikator-indikator akan adanya ancaman yang dapat membahayakan sejak awal, sehingga dapat mengambil langkah antisipasi sesegera mungkin. 

"Saya menekankan untuk melaksanakan tugas dengan penuh semangat, menghindari hal-hal yang dapat menciderai kepercayaan masyarakat, menjaga sinergitas dengan Kepolisian sebagai rekan seperjuangan di lapangan dan terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa," tegasnya.[kenedy]