Dinilai Layak, Bapas Batulicin Siap Ditempati

BARU dibangun, keberadaan Bapas Batulicin sejatinya harus segera difungsikan. Kondisi Bapas juga sudah ditinjau langsung Ketua DPRD Tanbu. | foto : humas

BATULICIN - Penijauan sekaligus untuk melihat langsung kondisi bangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Batulicin dilakukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, H Supiansyah ZA, Kamis (10/2/2022).

Kedatangan Supiansyah bersama legislator Bumi Bersujud lainnya ini disambut hangat Kepala Bapas Batulicin, Indra Gunawan.

Menurut Supiansyah, Bapas telah dibangun, setidaknya pada Februari ini bisa dilakukan uji coba untuk penempatan Napi atau warga binaan di Lapas sebanyak 15 sampai 20 orang.

"Dengan catatan mereka para warga binaan yang masa binaannya sudah dekat atau sudah hampir keluar,” tuturnya.

Supiansyah mengatakan, Bapas Batulicin sudah layak untuk dioperasionalkan atau dihuni oleh warga binaan. Karena itu, Kanwil Menkumham Kalimantan Selatan (Kalsel) diminta supaya bisa merealisasikannya.

Ini mengingat Lapas Kotabaru sudah over kapasitas. Kemudian juga warga binaan yang berapa di Lapas Kotabaru sebagian besar warga dari Tanah Bumbu. 

"Ya, menurut data yang ada warga binaan yang berada di Lapas Kotabaru 60 persen adalah warga Tanbu,” terangnya.

Penempatan segera ini juga dengan pertimbangan, jika bangunan baru Bapas tidak ditempati maka terkesan kosong dan tidak terawat.

“Setidaknya ada aktivitas di Bapas Batulicin supaya terkesan hidup dan ada kegiatan di dalamnya,” tambahnya.

Selain itu, juga mempermudah para keluarga dari warga binaan khususnya warga yang berasal dari Tanbu untuk menjenguk. Juga mengingat kasus Covid-19 sudah mulai naik dan Lapas Kotabaru sudah over kapasitas.

Kepala Bapas Batulicin, Indra Gunawan saat dikonfirmasi mengaku sependapat dengan Ketua DPRD Tanbu terkait uji coba penempatan Lapas Batulicin.

Indra menjelaskan pihaknya sudah melakukan pengecekan gedung bersama Ketua DPRD Tanbu pagi tadi.

“Memang kondisi gedung sudah siap untuk dihuni, setidaknya kita uji coba dulu bagi para Napi yang masa penahanannya hampir selesai,” jelasnya.[joni]