Kunjungi Dinkes Tanbu, Legislator Kutai Kartanegara Gali tentang Layanan Kesehatan

LIMA anggota DPRD Kutai Kartanegara bertandang ke Kantor Dinkes Tanbu.| foto : joni

BATULICIN - Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan kedatangan tamu dari legislator Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (10/5/2022).

Dalam kunjungan kerja ini, lima anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara tersebut menggali informasi seputar pelayanan kesehatan, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di Bumi Bersujud.

Kepala Dinkes Tanbu, H Setia Budi mengungkapkan, banyak hal yang ditanyakan wakil rakyat dari kabupaten provinsi tetangga, baik tentang SDM kesehatan, BPJS, regulasi, serta tenaga kontrak. Semua dijelaskan kepada mereka.

"Termasuk juga dana DAK. Intinya mereka sangat terkesan apa yang sudah kita sampaikan ke mereka, termasuk juga kita sampaikan tentang cara mencover desa-desa yang jauh jaraknya, karena itu kendala yang mereka hadapi," terangnya.

Menurut Budi, untuk daerah terpencil, ada beberapa tenaga kesehatan yang ditempatkan dan sudah diberikan gaji dari Rp2 juta, kemudian insentif Rp3 juta, atau total Rp5 juta, seperti di Desa Batu Bulan, Tamunih serta beberapa desa terpencil lainnya.

Budi memaparkan, para legislator Kutai Kartanegara itu juga bertanya tentang kemitraan eksekutif bersama legislatif. Tentunya kedua lembaga ini sangat mensupport, khususnya di sisi anggaran kesehatan.

"Kita jelaskan bahwa eksekutif dan legislatif sangat bagus kerjasamanya, bahkan kita katakan dari anggaran dinas kesehatan, sangat disupport oleh DPRD kita," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi lV DPRD Kutai Kartanegara, Baharuddin mengucapkan terima kasih kepada Dinkes Tanbu yang mana telah menerima kunjungan mereka. Melalui kunjungan ini, ada beberapa hal yang didapat.

"Mudah-mudahan ini menjadi positif untuk DPRD Kutai Kartanegara," harapnya.

Terkait adanya masyarakat Kutai Kartanegara yang belum memiliki BPJS, masih bisa ditangani oleh Dinkes Tanbu. 

"Tentunya sangat berguna sekali bagaimana mengadopsi hal-hal positif bisa kami bawa ke Kabupaten Kutai Kartanegara," tutup Baharuddin.[joni]