Selewengkan Dana SPP?, oknum Bendahara Ini Dilaporkan

PAIRAN, BPP Kantor Pelayanan Masyarakat SPP UPK Bintang Mandiri.| foto : joni

BATULICIN - Diduga melakukan penyelewengan dana 28 kelompok Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPP), Bendahara Kantor Pelayanan Masyarakat SPP Unit Pengelolaan Kegiatan (UPK) Bintang Mandiri dilaporkan Badan Pengawas Perkumpulan (BPP) ke Kejaksaan Negari (Kejari) Tanah Bumbu

Kasus ini diungkapkan BPP Kantor Pelayanan Masyarakat SPP UPK Bintang Mandiri, Pairan saat ditemui awak grapena.com di Kantor Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Selasa (17/5/2022).

Ia membeberkan, 28 kelompok SPP yang diselewengkan itu berasal dari Desa Manunggal, SP Irigrasi, Desa Maju Sejahtera dan Desa Madu Retno.

"Jumlah dana PNPM yang diselewengkan sekitar Rp2.257.000.000. Laporan ke Kejaksaan itu kalau tidak salah di hari Kamis antara tanggal 12 atau 13 Mei 2022," jelas Pairan.

Pairan mengaku awalnya terkejut, karena kelompok SPP itu setornya tidak lancar seperti biasanya. Kemudian Ia bertanya ke Ketua SPP itu, namun tidak dijawab.

"Saya tanya, kemudian tidak mau ngomong. Namun saya bilang penyelewengan, kemudian ketuanya menjelaskan ke saya dan kami bersama-sama melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negari Tanah Bumbu. Bendahara sekarang sulit ditemui," paparnya.

Saat dikonfirmasi, Camat Karang Bintang, Syafruddin menjelaskan, soal SPP UPK Bintang Mandiri itu dirinya menaruh kecurigaan.

"Selama saya menjabat Camat di sini, belum pernah diberikan laporan keuangan. Kemudian pengurus-pengurusnya saya suruh datang ke kantor Kecamatan. Pada saat kumpul saya jelaskan, bahwa saya tidak mau tahu sejauhmana perjalanan UPK ini sudah, saya ingin bulan depan minta laporannya," terang Syafruddin.

Beberapa hari ini, lanjutnya, Pairan selaku BPP menjelaskan ada temuan penyelewengan. Kemudian Ia bersama Pairan mendatangi Kantor Pelayanan Masyarakat SPP UPK Bintang Mandiri.

"Dan saya bilang ke ketuanya bahwa sampeyan kemarin bilang tidak ada masalah, saya bilang saya tidak mau tahu, saya minta laporannya secepatnya. Kemudian saya bila ke Pairan agar melaporkan kasus ini ke kepolisan agar terang menerang," pungkasnya.[joni]