Bupati Kapuas Berikan Arahan sekaligus Buka Acara Program Gebuk Stunting

SOSIALISASI intervensi penurunan stunting di Kecamatan Selat.| foto : istimewa

KUALA KAPUAS - Percepatan pencegahan  stunting merupakan program Nasional yang telah dicanangkan oleh Bapak Presiden Jokowi. Untuk dilakukan penanggulangannya sebesar 14 persen pada tahun 2024 mendatang bukanlah sebuah pekerjaan yang ringan  dengan melibatkan multi sektor terkait.

Untuk itu, Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat, didampingi Ketua TP PKK Kapuas, Ary Egahni mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan multi sektor lainnya saling kerjasama dalam menekan stunting di wilatah Kabupaten Kapuas khususnya.

Ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi intervensi penurunan dan pencegahan stunting di halaman Kantor Kecamatan Selat, Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas, Jumat (3/6/2022).

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak Balita akibat kekurangan gizi kronis.

Acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Selat itu sekaligus juga ajakan untuk Meningkatkan peran keluarga dan perangkat desa melalui Gerakan Bersama Untuk Kalahkan (Gebuk) Stunting.

"Saya meminta kepada pemerintah kecamatan dan OPD terkait agar bisa bekerja sama dari bawah ke atas dan selalu bersinergi dalam semua program yang ada di kecamatan, agar program penurunan angka stunting terlaksana dengan baik," kata Ben Brahim dalam sambutannya.

Ketua TP PKK Kapuas, Ary Egahny menegaskan, TP PKK tingkat kecamatan sampai desa harus berperan aktif dalam pencegahan stunting.

Plt Camat Selat, Yaya Setia Budi, usai kegiatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Kapuas dan Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas dalam kegiatan itu.

"Apresiasi Kepada Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat, MM, MT dan Ketua TP PKK Ary Egahni Ben Bahat, SH, NM yang telah meluangkan waktu dalam acara sosialiasi pencegahan dan penurunan angka stunting di Kecamatan Selat ini," kata Yaya.

Menurutnya, sosialisasi ini sebagai wujud dari pelaksanaan aksi  yang harus dilakukan dalam penanganan stunting di daerah di tingkat kecamatan.

Menurutnya, upaya penurunan dan pencegahan stunting membutuhkan konvergensi yang di dalamnya tercakup kerjasama, koordinasi dan sinergitas.

"Semua lintas sektor bisa bekerja sama  bahu membahu dalam penurunan angka stunting," katanya.

Kegiatan ini juga, katanya, salah satu langkah dan gebrakan untuk percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Selat.

"Kami juga mengharapkan  dan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda,  kades, lurah, TP PKK, kader Posyandu dan lainnya bisa bekerja sama untuk percepatan penurunan angka stunting," pungkas Yaya. 

Acara tersebut juga dirangkai dengan pembagian door prize dari TP PKK kecamatan Selat.

Dalam kegiatan itu juga turut dihadiri sejumlah Kepala SOPD lingkup Pemkab Kapuas, para kades dan lurah, TP PKK se Kecamatan Selat, dan masyarakat setempat.[tm/adv]