Bawaslu Batola Minta Bantuan Transportasi Air

PERTEMUAN Komisi I DPRD Kalsel dengan Bawaslu Kabupaten Barito Kuala yang menginginkan bantuan transportasi air untuk mendukung kelancaran tugas pengawasan Pemilu.| foto : ana

MARABAHAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala menginginkan bantuan transportasi air untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilu serentak pada 2024 mendatang.

“Kita memohon bantuan untuk disediakan alat transportasi air, agar dapat meminimalisir kendala yang dihadapi di lapangan,” kata Ketua Bawaslu Barito Kuala, Rahmatullah Amin pada pertemuan dengan Komisi I DPRD Kalsel, Jumat, di Marabahan.

Hal ini dikarenakan Kabupaten Barito Kuala memiliki 17 kecamatan, yang diantaranya terdapat daerah-daerah yang tidak bisa dilalui oleh transportasi darat.

“Jadi kita memerlukan dukungan transportasi air,” ujarnya, pada pertemuan yang dipimpin anggota Komisi I DPRD Kalsel, H Haryanto.

Rahmatullah mengatakan, telah bergerak semenjak tahapan Pemilu diluncurkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 14 Juni 2022 lalu.

“Kita sudah melakukan pemutakhiran data dan aktif melakukan kunjungan ke partai politik peserta Pemilu, baik partai lama maupun yang baru akan ikut Pemilu,” katanya.

Diungkapkan, kunjungan ini dalam rangka memberikan imbauan sebagai bentuk pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran pada Pemilu mendatang menyikapi permohonan tersebut,

Sekretaris Komisi I, H Suripno Sumas dan H Sahrujani mengamini permintaan Bawaslu Batola untuk transportasi air, karena memang diperlukan.

“Transportasi air memang diperlukan di kabupaten yang di daerahnya tidak dapat di capai dengan jalur darat, agar memudahkan dalam distribusi logistik maupun pengawasan,” kata Suripno Sumas.

Bahkan pihaknya berjanji akan memperjuangkan kebutuhan Bawaslu Batola tersebut ke Bawaslu provinsi, bahkan ke Bawaslu Republik Indonesia.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Kalsel, H Haryanto mengapresiasi Bawaslu Barito Kuala, karena bergerak cepat melakukan persiapan jelang menghadapi Pemilu serentak 2024.

“Bawaslu Batola juga cepat bergerak melakukan pemutakhiran data pemilih,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Diharapkan, Bawaslu dapat berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk mendapat data terbaru soal kependudukan, baik itu di level provinsi maupun di kabupaten itu sendiri.[lyn]