13 Inovasi BPBD Balangan, 8 Inovasi Masuk Penjaringan, 2 Inovasi Ikuti Bailang Tahun 2024

13 Inovasi BPBD Balangan, 8 Inovasi Masuk Penjaringan, 2 Inovasi Ikuti Bailang Tahun 2024

KALAK BPBD Balangan bersama para Kabid dan pejabat terkait rapat koordinasi mematangkan inovasi yang akan di jaring dan diikutkan ke Bailang tahun 2024.| foto : istimewa



PARINGIN - Total inovasi BPBD Balangan saat ini sejak tahun 2022 sampai dengan 2024 ada 13 inovasi. Tahun 2022 ada SI JARI TANGGOH (Sistem Jejaring Rescue Tanggap dan Kokoh) dan SISI LOKBANA (Sistem Siaga Logistik Korban Bencana).

Adapun tahun 2023 ada ADIS BPBD (Arsip Digital SKPD BPBD), SIDIK (Sistem Informasi dan Data Digital Kebencanaan), dan Si DALANG (Sistem Informasi dan Data Darurat Bencana Kabupaten Balangan).

Sementara itu, untuk tahun 2024 jumlah inovasi yang didaftarkan pada penjaringan inovasi di Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) ada 8 inovasi.

Saat ini pembahasan untuk merampungkan inovasi tersebut terus dilakukan. Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi, Senin (19/2/2024) mengungkapkan 8 inovasi tersebut adalah GERAK SANTANA (Giat Edukasi Ramah Anak Sekolah Tangguh dan Aman Bencana).

Kemudian WASIT KEBENARAN (Wanita Siaga, Tanggap, Kuat dan Edukatif Terhadap Bencana serta Kebakaran), SINAGA KRAMAT (Sistem Penanganan Kebakaran Rumah Masyarakat Tanggap dan Cepat).

BAPANGKU BAMITRA (Efektifitas Penanganan Pasca Bencana Melalui Pembangunan Rumah Panggung Evakuasi Bencana), HIMALAYA SINARAN (Hidran Mandiri Layanan Masyarakat Siaga Bencana Kebakaran).

BAPPA Di DESA (Barisan Pasukan Pemadam Api Siap Sedia di Setiap Desa), SI ANJIR (Sistem Informasi Alarm Kebanjiran), dan BALANGAN BERMUNAJAT.

Sedangkan, 2 inovasi yang diikutkan dalam Bailang (Lomba Inovasi Balangan) tahun 2024 yaitu SI JARI TANGGOH (Sistem Jejaring Rescue Tanggap dan Kokoh) dan SISI LOKBANA (Sistem Siaga Logistik Korban Bencana).

H Rahmi berharap melalui inovasi ini BPBD Balangan dapat meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan program kegiatan dan mempercepat penanganan yang berkaitan dengan kebencanaan.

"Melalui inovasi ini kami ingin mewujudkan pelayanan yang cepat dan tepat terkait bencana, melakukan pemberdayaan dan peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah," ujarnya.[martino]

Lebih baru Lebih lama