BARABAI – Pengelola Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kasarangan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan berkomitmen melakukan penggantian menu Makanan Bergizi (MBG) setelah temuan ayam ungkep tidak layak konsumsi di sejumlah sekolah di Hulu Sungai Tengah memicu keresahan warga di media sosial, Rabu (18/3/2026).
Insiden yang terjadi pada Senin (16/3/2026) tersebut melibatkan distribusi makanan ke 44 sekolah, di mana dua sekolah melaporkan adanya menu ayam yang berlendir.
Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola segera melakukan mediasi bersama dewan guru serta melaporkan kronologi kejadian kepada Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG HST.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, SPPG Kasarangan berjanji akan menyalurkan menu pengganti segera setelah aktivitas belajar mengajar kembali aktif pascalibur Lebaran, sembari melakukan evaluasi total pada sistem pengolahan dan distribusi makanan.
“Kami mengakui sepenuhnya kesalahan yang terjadi dan sudah memberikan keterangan resmi terkait permasalahan ini,” ujar Kepala SPPG Kasarangan, Muhammad Assazili, saat memberikan klarifikasi melalui pesan singkat.
Assazili juga menegaskan bahwa kendala kualitas ini tidak terjadi pada seluruh sekolah yang berada di bawah naungan unit layanannya.
“Alhamdulillah, tidak semua sekolah yang menerima pasokan dari kami mengalami hal serupa,” jelasnya untuk meredam kekhawatiran masyarakat luas.
Sementara itu, pihak pengawas di tingkat kabupaten memastikan bahwa kejadian ini telah masuk dalam catatan evaluasi serius untuk perbaikan standar pelayanan gizi ke depan.
“Sudah terinformasi hal demikian,” ungkap Korwil SPPG HST, Sa'dillah, secara singkat saat membenarkan adanya laporan kendala distribusi tersebut.
Pihak pengelola memastikan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga untuk memperketat pengawasan kualitas sebelum makanan sampai ke tangan siswa.
“Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa standar kualitas makanan tetap terjaga dan mencegah terjadinya permasalahan serupa di masa mendatang,” pungkas Assazili menutup keterangannya.[nata]
Tags
peristiwa
