ANGGOTA DPRD Kabupaten Balangan yang juga Ketua TP PKK Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, baik di lingkup keluarga maupun masyarakat.| foto : istimewa
PARINGIN - Peringatan Hari Kartini dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan perempuan yang berdaya serta anak yang mendapatkan perlindungan optimal. Tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045” dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada kualitas sumber daya manusia.
Anggota DPRD Kabupaten Balangan yang juga Ketua TP PKK Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi penting dalam pembangunan, baik di dalam keluarga maupun di tengah masyarakat.
Menurutnya, perempuan yang berdaya adalah mereka yang memiliki akses luas terhadap pendidikan, layanan kesehatan yang baik, serta kesempatan ekonomi yang setara.
“Perempuan berdaya akan menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang tangguh dan sejahtera. Dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi yang berkualitas,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Isteri Bupati Balangan, Abdul Hadi, tersebut juga menyoroti pentingnya perlindungan anak sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya pembangunan. Ia menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pemenuhan hak dasar, termasuk pendidikan, kesehatan, serta perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi.
“Ketika perempuan memiliki daya dan peran yang kuat, maka anak-anak pun akan tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi. Inilah fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Kartini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memperkuat peran perempuan dan meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci dalam menciptakan generasi penerus yang unggul, berdaya saing, serta memiliki karakter yang kuat di masa depan.[martin]
Tags
balangan
