PELAIHARI - Gerakan Pramuka di Kabupaten Tanah Laut (Tala) mulai berbenah. Melalui Kwartir Cabang (Kwarcab), ratusan pengurus ranting dan pembina gugus depan dikumpulkan untuk mengikuti sosialisasi pendataan Kartu Tanda Anggota (KTA) nasional di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tala, Senin (6/4/2026).
Langkah ini menjadi pintu awal untuk merapikan data keanggotaan yang selama ini dinilai belum sepenuhnya terintegrasi. Para peserta, yang didominasi guru pembina, dibekali pemahaman mengenai sistem pendataan berbasis nasional agar seluruh anggota tercatat resmi hingga tingkat pusat.
Ketua Kwarcab Tala, Hj. Dian Rahmat, menegaskan bahwa KTA bukan sekadar pelengkap administrasi, melainkan identitas penting dalam organisasi.
“KTA menjadi penanda resmi bahwa seseorang adalah bagian dari Pramuka. Karena itu, anggota yang sudah terdata nantinya akan menerima kartu fisik sebagai bentuk legalitas,” ujarnya di hadapan peserta.
Selain memperkuat validitas data, pendataan ini juga diharapkan membuka peluang lebih luas bagi anggota. Dengan identitas yang jelas, akses mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, baik di tingkat daerah maupun nasional, akan semakin mudah.
Tak hanya itu, kejelasan status keanggotaan dinilai mampu menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan sebagai bagian dari Pramuka.
Pemilihan aula Dinas Pendidikan sebagai lokasi kegiatan juga mencerminkan kuatnya keterkaitan antara Pramuka dan dunia pendidikan. Peran guru dinilai strategis dalam membina karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tersebut.
Dengan keterlibatan aktif pembina dari berbagai kecamatan, pendataan KTA nasional tahun ini ditargetkan selesai sesuai jadwal. Jika berjalan lancar, seluruh anggota Pramuka di Tala akan mengantongi identitas resmi yang terverifikasi secara nasional.[lastri]
Tags
tanah laut
