PELAIHARI - Akses air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan penting masyarakat Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin, selangkah lebih dekat untuk terpenuhi. Melalui kolaborasi antara Polres Tanah Laut (Tala) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala, pembangunan sumur bor mulai dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Ground breaking pembangunan tersebut digelar di Desa Tanjung, Rabu (17/6/2026).
Program penyediaan air bersih ini mencakup pembangunan tiga titik sumur bor yang didanai melalui APBD Kabupaten Tala dan dikerjakan bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Tala.
Ground breaking dilaksanakan di titik sumur bor yang berada di RT 02 Dusun I, di atas lahan hibah milik keluarga Farhan. Nantinya, fasilitas tersebut akan melayani sekitar 24 kepala keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih SDN Tanjung 1.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan dan dihadiri Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Tala Syakhril Hadrianadi, unsur Forkopimcam Bajuin, Kepala Desa Tanjung Sukandar, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Sementara itu, dua titik sumur bor lainnya telah selesai dibangun. Sumur bor di RT 02 Dusun I yang berdiri di atas lahan hibah Usri akan melayani sekitar 18 kepala keluarga dan Mushalla Nurul Hidayah.
Sedangkan sumur bor di RT 04 Dusun I yang dibangun di atas lahan hibah Nurhayatan diproyeksikan memenuhi kebutuhan sekitar 25 kepala keluarga serta mendukung pelayanan di Polindes/Puskesmas Tanjung Habulu, TK Bunga Tanjung, dan Posyandu Mawar 2.
Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dinilai menjadi langkah nyata dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, khususnya Dinas PUPRP, dalam merealisasikan pembangunan tiga titik sumur bor ini. Semoga keberadaan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi bentuk kepedulian Polri yang benar-benar dirasakan warga pada momentum Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Tanjung, Sukandar. Menurutnya, keberadaan sumur bor tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan warga akan ketersediaan air bersih, sekaligus mendukung layanan publik yang ada di desa.
“Atas nama masyarakat Desa Tanjung, kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Tanah Laut dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Bantuan ini sangat berarti bagi warga. Kami berkomitmen menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan baik, serta berharap program serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.
Melalui pembangunan tiga sumur bor tersebut, masyarakat Desa Tanjung diharapkan dapat memperoleh akses air bersih yang lebih baik dan berkelanjutan. Selain menunjang kebutuhan sehari-hari, fasilitas ini juga akan memperkuat pelayanan di berbagai sarana umum, mulai dari sekolah, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, hingga posyandu.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, program ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan Polri dalam menghadirkan solusi yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.[lastri]
Tags
tanah laut
