BARABAI – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) mendistribusikan 1.000 paket sembako dan menggelar anjangsana kemanusiaan ke tiga wilayah di Kabupaten HST meliputi Kelurahan Barabai Darat, Barabai Barat, hingga Desa Matang Ginalon, Kamis (25/6/2026) pagi.
Aksi solidaritas sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diawali dengan apel bersama di halaman Mapolres tersebut disalurkan secara bertahap guna mendukung ketahanan pangan keluarga prasejahtera.
Langkah taktis ini diambil sebagai komitmen nyata kepolisian dalam meringankan beban ekonomi domestik masyarakat sekaligus mempererat jalinan komunikasi sosial antargenerasi di Bumi Murakata.
Selain menyasar warga kurang mampu, rombongan yang dipimpin langsung oleh Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon, beserta Ketua Bhayangkari, Ny. Mei Jupri, dan Wakapolres, Kompol Maturidi, juga menyambangi kediaman para senior penegak hukum yang telah pensiun.
Kunjungan kekeluargaan ini menyasar 75 purnawirawan serta Warakawuri sebagai bentuk penghormatan luhur atas dedikasi pengabdian mereka pada masa lalu.
"Hari ini kita dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 melaksanakan kegiatan bakti sosial dan anjangsana," ujar AKBP Jupri JHP Tampubolon
Pihak kepolisian berharap kehadiran logistik ini dapat memberikan stimulus positif dan memicu gerakan gotong royong kolektif yang lebih luas di tengah masyarakat.
"Kita membantu pembagian sembako dan berkunjung kepada para senior yang sudah purnawirawan serta Warakawuri," tambahnya.
Distribusi logistik secara masif ini sengaja dirancang untuk menjangkau berbagai simpul sosial yang membutuhkan uluran tangan, termasuk anak-anak yatim piatu di lembaga pengasuhan.
"Jumlah baksos yang kita salurkan sebanyak 1.000 paket," jelas AKBP Jupri merincikan volume bantuan kemanusiaan tersebut.
Pengawalan pembagian di lapangan diserahkan kepada para Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang memegang basis data kemiskinan di wilayah binaan masing-masing agar tepat sasaran.
"Penerimanya selain Warakawuri dan purnawirawan, juga mencakup Bhabinkamtibmas, masyarakat kurang mampu, hingga anak-anak di panti asuhan," pungkasnya.
Melalui program pemberdayaan berbasis kepedulian ini, Korps Bhayangkara tidak sekadar menampilkan wajah penegak hukum yang kaku, melainkan bertransformasi menjadi mitra pelindung yang peka terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat.
Gerakan bersahaja ini diharapkan mampu memicu semangat solidaritas antarwarga agar seluruh elemen masyarakat dapat saling menopang dalam kehidupan sehari-hari.[nata]
Tags
humaniora
