BARABAI – Amuk si jago merah kembali melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dengan menghanguskan sebuah hunian warga di Desa Rangas RT 06 RW 03, Kecamatan Batang Alai Selatan, pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 20.05 WITA.
Bangunan nahas berkonstruksi kayu tersebut diketahui milik seorang warga bernama Khadijah yang selama ini ditempati oleh dua kepala keluarga beranggotakan tiga jiwa. Material rumah yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar dan melahap seluruh struktur hingga tidak ada yang tersisa.
Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar HST melalui Kepala Seksi Kedaruratan, Fitriadinor, segera mengonfirmasi insiden yang sempat memicu kepanikan warga sekitar itu. Pihaknya langsung menerjunkan armada serta personel gabungan menuju titik lokasi sesaat setelah menerima panggilan darurat.
"Benar, telah terjadi kebakaran permukiman di Desa Rangas, Kecamatan Batang Alai Selatan, yang mengakibatkan satu unit rumah atas nama Khadijah rusak mencapai 100 persen," ujar Fitriadinor memberikan keterangan resmi.
Kendati tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kelam tersebut, para penyintas harus merelakan harta bendanya raib menjadi abu. Beberapa barang berharga, termasuk tumpukan dokumen penting dan surat menyurat administrasi milik korban, dipastikan ikut terbakar tanpa sempat diselamatkan.
Operasi pemadaman di lapangan berlangsung dramatis dengan melibatkan kolaborasi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD HST, Tagana, unsur TNI-Polri, aparat desa, serta puluhan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan Balakar.
Kerja keras tim yang bahu-membahu menyemprotkan air akhirnya sukses memblokade rambatan panas agar tidak menjalar ke bangunan tetangga.
"Alhamdulillah, berkat kesigapan kawan-kawan gabungan di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi kini telah dinyatakan aman," kata Fitriadinor menambahkan progres penanganan darurat tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, faktor pemicu munculnya sumber api masih menjadi misteri dan tengah dalam tahap penyelidikan mendalam oleh kepolisian setempat. Sementara itu, petugas BPBD terus merampungkan proses asesmen untuk menaksir total kerugian materiel yang diderita oleh keluarga terdampak.[nata]
Tags
peristiwa
