Perbup Perkuat Ketahanan Pangan, Cadangan Beras Pemkab Balangan Lampaui Kebutuhan 2026

Perbup Perkuat Ketahanan Pangan, Cadangan Beras Pemkab Balangan Lampaui Kebutuhan 2026

STOK CPP Kabupaten Balangan di Gudang Bolug.| foto : istimewa

PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperkuat sistem ketahanan pangan melalui implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah. Regulasi tersebut menjadi landasan dalam menjamin ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga, hingga mengantisipasi kondisi darurat di daerah.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan, Dewi Diniati, mengatakan penerapan Perbup tersebut telah berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan ketersediaan cadangan beras pemerintah yang saat ini mencapai 117 ton, jauh di atas proyeksi kebutuhan tahun 2026 yang hanya sebesar 25,37 ton.

"Perhitungan kebutuhan cadangan beras mengacu pada Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 15 Tahun 2023. Dari hasil perhitungan tersebut, kebutuhan Balangan tahun 2026 sebesar 25,37 ton, sedangkan stok yang tersedia saat ini mencapai 117 ton, sehingga kondisinya sangat aman," ujar Dewi Diniati, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, Perbup Nomor 15 Tahun 2024 disusun untuk mendukung penyediaan cadangan pangan daerah, melindungi petani dari gejolak harga saat panen, serta menjamin masyarakat tetap memperoleh akses pangan ketika terjadi keadaan darurat maupun kerawanan pangan.

Selain itu, regulasi tersebut juga bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, menjadi instrumen evaluasi kebijakan ketahanan pangan daerah, memperpendek jalur distribusi pangan saat kondisi darurat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dewi menambahkan, cadangan pangan pemerintah daerah dapat disalurkan pada tiga kondisi utama, yakni saat terjadi keadaan darurat seperti bencana alam maupun bencana sosial, ketika masyarakat mengalami kerawanan pangan, serta apabila terjadi kenaikan harga beras yang signifikan hingga berpotensi mengganggu stabilitas pangan.

Dengan dukungan regulasi yang kuat dan stok cadangan beras yang melampaui kebutuhan, Pemerintah Kabupaten Balangan optimistis mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dalam berbagai situasi.[martin]
Lebih baru Lebih lama