Ketua DPRD Barsel Minta Rumor Jual Beli Jabatan segera Diusut

Ketua DPRD Barsel Minta Rumor Jual Beli Jabatan segera Diusut

BUNTOK – Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), HM. Farid Yusran.MM, meminta rumor mengenai dugaan praktik jual-beli jabatan di lingkungan pemerintahan daerah segera ditelusuri dan diusut oleh pihak yang berwenang maupun aparat penegak hukum.

Farid mengatakan, persoalan tersebut telah disampaikannya dalam forum rapat badan Anggaran DPRD Barsel bersama pihak pemerintah daerah. 

Menurutnya, apabila informasi tersebut benar, maka harus ditindaklanjuti secara serius. Namun apabila hanya sebatas rumor, juga perlu segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan keresahan maupun merusak reputasi aparatur sipil negara (ASN).

“Ya, terkait dengan rumor yang beredar di masyarakat bahwa maraknya terjadi jual-beli jabatan, itu sudah kami sampaikan di forum rapat Badan Anggaran di DPRD Barsel kemarin kepada pihak pemerintah daerah. Saya meminta agar ini dilakukan pengusutan oleh pihak yang berwenang ataupun yang berwajib,” ujar Farid, saat dikonfirmasi awak media di Kantornya, Jumat (28/8/2026). 

Ia menyebut, pihak yang berwenang melakukan pemeriksaan internal antara lain Inspektorat Kabupaten, Inspektorat Provinsi maupun Inspektorat pusat. Sementara aparat penegak hukum juga dapat melakukan penelusuran apabila ditemukan adanya indikasi pelanggaran hukum.

Menurut Farid, isu tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja. Sebab, jika benar terjadi praktik jual-beli jabatan, hal tersebut merupakan persoalan serius yang dapat mencederai proses pembinaan dan pengembangan karier ASN.

“Kalau memang benar, harus diusut. Namun kalau salah atau tidak benar, itu juga harus diperjelas sebagai rumor supaya tidak  merusak citra dan reputasi,” tegasnya.

Farid menilai, munculnya rumor di tengah masyarakat tentu perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia mengatakan, informasi yang beredar tidak seharusnya langsung dianggap sebagai kebenaran, tetapi juga tidak boleh diabaikan tanpa adanya klarifikasi dan pemeriksaan.

“Rumor ini muncul Pasti ada penyebabnya. Bukan sengaja sembarangan membuat isu. Bisa saja muncul dengan sendirinya. Karena itu, kita minta ada upaya untuk mengusut dan memastikan kebenarannya,” katanya.

Lebih lanjut, Farid juga menyoroti rencana perubahan mekanisme seleksi jabatan yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Pusat. Disebutkan bahwa ke depan proses tersebut tidak lagi menggunakan mekanisme sebelumnya, termasuk asesor dari perguruan tinggi, melainkan menggunakan asesor secara mandiri.

Menurutnya, perubahan mekanisme tersebut harus dibarengi dengan sistem yang transparan, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal itu penting untuk mencegah munculnya celah bagi praktik-praktik yang dapat mencederai prinsip merit dalam pengisian jabatan.

“Kalau ini terjadi, akan sangat mengerikan. Kalau benar ada jual-beli jabatan, berarti itu semakin membuka peluang untuk terjadinya praktik jual-beli jabatan,” pungkasnya.

Ketua DPRD Barsel berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap rumor tersebut dan memastikan seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.[tomi]
Lebih baru Lebih lama