Dari Mangrove ke Meratus, Bank Kalsel Lanjutkan Gerakan Green Banking

Dari Mangrove ke Meratus, Bank Kalsel Lanjutkan Gerakan Green Banking

BANJARMASIN – Bank Kalsel memperkuat komitmen terhadap penerapan prinsip green banking melalui AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi. Program tersebut menjadi kelanjutan gerakan pelestarian lingkungan yang sebelumnya diwujudkan melalui penanaman mangrove di kawasan pesisir Banua.

Pada 2026, fokus program diarahkan ke ekosistem daratan melalui penanaman 760 bibit Ulin di kawasan Tahura Sultan Adam, Mandiangin.

Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel tidak hanya memiliki peran dalam menggerakkan perekonomian, tetapi juga menjaga kelestarian ekosistem Kalimantan Selatan.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan pilar Taksonomi Hijau Indonesia yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

AKSEL Virtual Run 2026 mengusung konsep gerakan kolektif. Jarak lari yang ditempuh seluruh peserta akan dikumpulkan dan dikonversikan menjadi bibit Ulin.

Bank Kalsel menargetkan 1.000 peserta dengan total akumulasi jarak 7.600 kilometer. Setiap 10 kilometer jarak yang terkumpul dikonversikan menjadi satu bibit Ulin.

Dengan mekanisme tersebut, total jarak yang ditargetkan akan menghasilkan 760 bibit Ulin, sekaligus merepresentasikan angka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.

Pemilihan Ulin sebagai jenis pohon yang ditanam juga memiliki pertimbangan ekologis. Ulin merupakan vegetasi endemik khas Borneo yang dikenal memiliki daya tahan tinggi.

Fachrudin menyebut karakter Ulin menjadi simbol ketahanan dan investasi jangka panjang bagi masyarakat Banua. Pohon tersebut tumbuh perlahan, tetapi mampu bertahan hingga ratusan tahun.

Gerakan ini sekaligus menjadi respons terhadap ancaman depresiasi populasi Ulin di alam liar. Karena itu, Bank Kalsel menempatkan aksi penanaman sebagai bagian penting dari rangkaian program.

Pelaksanaan AKSEL Virtual Run dimulai 14 Agustus hingga 12 September 2026. Pendaftaran dilakukan melalui fitur AKSEL Fun pada aplikasi Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel.

Puncak program akan ditandai dengan penanaman 760 bibit Ulin di Tahura Sultan Adam. Penanaman dilakukan bersama UPTD Tahura Sultan Adam dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Waktu penanaman akan menyesuaikan kondisi musim berdasarkan konsultasi teknis dengan UPTD Tahura Sultan Adam. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga tingkat keberhasilan tumbuh bibit.

Bank Kalsel berharap program ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol kontribusi masyarakat dalam menjaga lingkungan Banua.

“760 bibit Ulin yang tertanam di Pegunungan Meratus benar-benar menjadi monumen dan simbol dari akumulasi keringat, perjuangan, serta gotong royong seluruh masyarakat Kalsel yang berlari bersama Bank Kalsel,” ujar Fachrudin.[adv]

Lebih baru Lebih lama