PESERTA, penguji, dan undangan berfoto bersama usai pembukaan UKW Angkatan XXIV yang diselenggarakan PWI Kalsel di Gedung PWI Kalsel, Banjarmasin, Kegiatan ini didukung oleh PT Adaro Indonesia dan diikuti 24 wartawan se-Kalimantan Selatan.| foto : nata
BANJARMASIN — Sebanyak 24 wartawan di Kalimantan Selatan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel di Gedung PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah, Banjarmasin, 29 hingga 30 Oktober 2026. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari PT Adaro Indonesia.
Sebelum UKW berlangsung, sehari sebelumnya, Rabu 28 Oktober 2026 digelar Pra-UKW. Kegiatan sehari tersebut dirancang untuk membekali peserta sebelum mengikuti UKW Angkatan XXIV. Peserta sendiri terbagi ke dalam empat kelas, terdiri dari dua kelas tingkat Muda dan dua kelas tingkat Madya.
Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini.
"Alhamdulillah, kemarin bulan September didukung Bank Indonesia, saat ini dari grup Adaro, dan mudah-mudahan November nanti dari Pemkab Balangan, serta Desember dari Pemkab Tanah Bumbu. Dukungan ini tentu adalah kepercayaan yang harus kita jaga bersama," ujar Helmie, Kamis (29/10/2026).
Helmie menegaskan, tujuan utama pelaksanaan uji kompetensi bukanlah sekadar memenuhi kuantitas wartawan bersertifikat, melainkan meningkatkan kualitas profesi di kalangan insan pers.
"Melalui UKW, kita mencari wartawan yang berkualitas, bukan sekadar dari sisi jumlahnya saja. Saya ingatkan teman-teman peserta, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Tampilkan kemampuan kalian dengan sebaik mungkin," tambahnya.
Sementara itu, Plh Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Kalsel, Jumri, membacakan sambutan Gubernur Kalsel, H. Muhidin yang menyatakan bahwa kolaborasi antar berbagai pihak menjadi kunci kemajuan daerah.
"Kolaborasi pemerintah daerah, PWI, dan pihak swasta seperti PT Adaro harus terus diperkuat, karena kita memiliki cita-cita yang sama menjadikan Kalsel sebagai gerbang logistik Kalimantan," ungkapnya membacakan pesan Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur berharap peningkatan kompetensi wartawan dapat menjadi benteng masyarakat dari maraknya informasi yang tidak bertanggung jawab di ruang publik.
"Kita ingin wartawan di Kalsel mampu bekerja secara profesional. Jadilah penyeimbang di tengah arus informasi yang beragam, tetap menancapkan pena kritis namun tetap menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat," pesannya.
Head LCM Departemen PT Adaro Indonesia, Djoko Soesilo, menyampaikan bahwa dukungan perusahaan terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang terhadap kemajuan daerah.
"Dukungan kami adalah bentuk komitmen agar insan pers di Banua semakin profesional dan berintegritas. Semoga sinergi ini tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan kapasitas wartawan, tetapi juga ikut mendukung percepatan pembangunan di daerah ini," ujar Djoko.[nata]
Tags
humaniora
