BANJARMASIN – Pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan dan akses transportasi publik menjadi dua persoalan yang disoroti warga Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hj. Sarifah Saqinah, Kamis (22/10/2026).
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat Reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar di Jalan Jahri Saleh, Gang Barito, RT 019 RW 002. Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah untuk mendengarkan keluhan dan memberikan penjelasan kepada masyarakat.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, warga mempertanyakan persoalan biaya pengobatan yang masih harus dibayarkan sebagian pasien setelah mendapatkan penanganan di rumah sakit. Keluhan tersebut menjadi perhatian karena masyarakat membutuhkan kejelasan mengenai prosedur pelayanan kesehatan dan pembiayaan bagi peserta BPJS Kesehatan.
Menanggapi hal itu, perwakilan Puskesmas Sungai Jingah menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan dilaksanakan melalui mekanisme berjenjang. Pasien umumnya terlebih dahulu mendapatkan pemeriksaan di puskesmas sebelum dirujuk ke rumah sakit apabila membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, keputusan mengenai observasi, rawat inap, dan pembiayaan mengikuti kondisi medis pasien serta ketentuan yang berlaku.
Selain layanan kesehatan, warga menyampaikan keberatan mengenai operasional Taksi Merah Putih yang hanya berhenti di halte tertentu. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan sebagian penumpang, terutama ibu-ibu yang rumahnya masih cukup jauh dari lokasi halte sehingga harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Warga berharap layanan transportasi tersebut dapat lebih memperhatikan kebutuhan penumpang, terutama mereka yang mengalami kesulitan menjangkau halte. Aspirasi itu disampaikan agar menjadi bahan evaluasi pihak terkait, dengan tetap mempertimbangkan aturan operasional dan ketentuan pelayanan transportasi publik.
Hj. Sarifah Saqinah mengatakan, kegiatan reses merupakan sarana untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran perwakilan dinas terkait memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan persoalan sekaligus memperoleh penjelasan langsung sesuai bidang masing-masing.
Ia mengapresiasi keterbukaan warga dalam menyampaikan aspirasi, baik secara lisan maupun tertulis. Sarifah berharap komunikasi antara masyarakat, DPRD, dan instansi terkait dapat terus terjalin sehingga berbagai persoalan yang muncul bisa ditelaah dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.[iqbal]
Tags
peristiwa
