Acung Jempol, Terobosan P4S JAS-B Patut Dicontoh

SINGKAWANG - Rutinitas para petani yang menjadi anggota Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Jujur-Akur-Sukses-Bersama (JAS-B) tampak tidak terganggu dan tidak terhenti dengan bulan Ramadan maupun kondisi wabah Covid-19 yang saat ini melanda di seluruh penjuru dunia.

Budaya kerja yang selama ini sudah tertanam, tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus beraktivitas dan berproduksi. Bukan hanya untuk memenuhi ekonomi rumah tangganya, akan tetapi juga kebutuhan masyarakat yang selalu memerlukan hasil panennya.

P4S JAS-B yang terletak di Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kabupaten Singkawang adalah salah satu P4S yang berada di Provinsi Kalimantan Barat dan merupakan binaan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Kalimantan Selatan.

Semangat para petani anggota P4S JAS-B yang berjumlah 80 orang secara bekerjasama di saat ini mengelola berbagai komoditas hortikultura, di antaranya Jagung manis seluas 20 hektare, Talas 30 hektare, berbagai sayuran (Paria, kacang panjang, cabe merah, bawang daun dan lainnya) di lahan seluas 20 hektare, pisang dan papaya seluas 2 hektare serta nenas yang sebanyak 2.000 tanaman.

Menurut Haji Naweri, Ketua P4S JAS-B, Minggu (17/5/2020), produksi setiap hari dari komoditas tersebut kurang lebih sebanyak 3 ton siap dipasarkan ke hampir seluruh kabupaten yang berada di Kalimantan Barat. 

"Bukan hanya itu, limbah dari hasil kegiatan pertaniannya berupa daun, batang tanaman dimanfaatkan menjadi pakan untuk sapi dan kambingnya," ungkap Naweri yang dihimpun penulis BBPP Binuang. 

P4S JAS-B memiliki perbedaan dengan organisasi petani lainnya yang patut dicontoh. Selain menjadi wadah sebagai tempat belajar, berlatih bagi para anggotanya, juga bagi para petani lainnya serta masyarakat umum yang membutuhkannya, P4S JAS-B dapat menjawab dan menjamin permasalahan yang selama ini menghantui para petani.

Permasalahan petani selama ini yang dapat diatasi oleh P4S JAS-B, yaitu pertama; dapat menjawab permasalah pengetahuan pengelolaan usahataninya, kedua; memberikan bantuan pinjaman permodalan yang dibutuhkan petani untuk mengelola usaha taninya, ketiga; P4S JAS-B miliki Kios Pertanian yang dapat memenuhi kebutuhan usaha taninya dan P4S JAS-B pasti akan membeli produk hasil pertanian yang diusahakan oleh para anggotanya.

Dengan kelebihan yang dimiliki tersebut menjadikan banyak para petani di sekitarnya ingin bergabung. Selain itu Haji Naweri sering diminta untuk menjadi narasumber dalam acara-acara yang dilakukan oleh dinas-dinas atau perguruan tinggi di Kalimantan Barat.

Sesuai dengan peran dan fungsinya, P4S JAS-B tetap ramai dikunjungi oleh para siswa, mahasiswa, para petani dan masyarakat umum lainnya untuk belajar melalui kegiatan kunjungan, pelatihan, magang atau penelitian.

Haji Naweri berpesan agar semua teman-teman petani di manapun berada untuk tetap semangat, bekerjasama untuk terus berproduksi dan memberikan manfaat bagi semua orang.

Beliau dengan tersenyum lebar menyampaikan bahwa P4S JAS-B siap memenuhi kebutuhan, khususnya untuk komoditas hortikultura di seluruh wilayah Kalimantan Barat.[advertorial]

Posting Komentar

0 Komentar