Tingkatkan PAD, Bangun Banua Incar Potensial Pasir Sungai

BANJARMASIN - Pasir di dasar sungai memiliki potensi bisnis yang cukup menjanjikan. Ini tampak yang sedang diintip oleh PT Bangun Banua untuk meningkatkan pendapat perusahaan. 

"Jadi setelah saya dipilih oleh gubernur sebagai direktur utama, saya bergerak cepat melihat potensi-potensi tentang pengelolaan izin sungai Barito, yang kita lihat potensial bisnisnya sangat besar sekali," terang Direktur Utama PT Bangun Banua, H Bayu Budjang, Jumat (4/6/2020).

Terkait nilai yang bisa didapatkan dari peluang bisnisnya sekitar miliaran untuk satu project, ini juga dapat meningkatkan penghasilan daerah terkhusus di Kalimantan Selatan.

"Tentu semua ini tujuannya untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), kemudian alur sungai lebih dalam dan lebar sehingga baik untuk transportasi laut dan ini juga untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Jadi tidak ada yang dirugikan," tuturnya. 

Selain itu, kebutuhan pasir sebagai bahan baku konstruksi pembangunan cukup tinggi dan banyak diperlukan. Terlebih lagi mengingat pasir di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah termasuk dalam pasir bermutu. 

"Di Indonesia pasir yang bermutu tinggi adalah pasir Kalsel dan Kalteng. Karena dalam pembangunan di Indonesia kita membutuhkan pasir yang bermutu," ujarnya. 

Kendati demikian, usaha pengerukan pasir ini masih terkendala perizinan, akibat perbedaan persepsi antara Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Dinas ESDM Kalsel.

"Kalau persepsi sudah sama. Ya mudah-mudahan 3 bulan ke depan bisa bekerja," tutupnya.[fuad]

Posting Komentar

0 Komentar