Dukung Sektor Pertanian, Bank Kalsel Sinergi dengan Petani di Jaro

TANJUNG - Sebagai komitmen dalam meningkatkan kemitraan dengan petani, Bank Kalsel kembali menggelar gathering bersama petani dan stakeholder di Desa Nalui, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kamis (8/10/2020).

Mengusung tema "Peran Bank Kalsel mendukung Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Petani dan Ketahanan Pangan Kalsel", gathering ini digelar untuk meningkatkan kemitraan dengan petani sekaligus bentuk komitmen Bank Kalsel mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Selatan. 

Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin menuturkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas komitmen Bank Kalsel dalam MoU Deklarasi Dukungan Bersama yang ditandatangani beberapa waktu silam. 

“Sebelumnya, gathering telah dilaksanakan Kabupaten Batola dan Kabupaten Tanah Laut, hari ini 
merupakan Jilid III dari rangkaian Roadshow Bank Kalsel. Beberapa waktu ke depan juga akan kita 
laksanakan di Kabupaten Tapin dan Tanah Bumbu,” terang Agus. 

Dalam kondisi pandemi global, banyak sektor usaha yang mengalami penurunan. Beruntung, sektor pertanian justru masih mengalami surplus. 

Tentunya, Bank Pembangunan Daerah harus mendukung pertumbuhan daerah di tengah krisis, salah satu caranya adalah dengan menjaga ketahanan pangan daerah, mengingat Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai Lumbung Padi Nasional, salah satunya di Kabupaten Tabalong. 

Menurut Agus, Bank Kalsel akan terus mendukung pemerintah daerah, terutama dalam merealisasikan berbagai program pembangunan daerah khususnya pada sektor pertanian. 

Bank Kalsel, lanjut Agus, siap menjadi mitra untuk membantu merealisasikan pembiayaan investasi non-anggaran saat petani memerlukan pinjaman dana. 

"Kami akan menempatkan Liaison Officer yang bisa ditempatkan di Badan Pembangunan Daerah atau Badan Keuangan Daerah yang bisa mendukung penyusunan strategi 
prioritas anggaran dan realisasi pembangunan,” tutur Agus. 

Agus memaparkan, kondisi ketahanan pangan di Kalsel masih terdapat beberapa permasalahan, seperti pengalihan fungsi lahan, belum sejahteranya kehidupan petani serta tidak ada model yang tepat untuk penguatan sektor pertanian. 

Bank Kalsel menawarkan solusi dengan mengemas sebuah ekosistem keuangan daerah yang salah satunya mensinergikan petani, pemerintah dan Bank Kalsel sebagai bank daerah. 

Tujuannya agar terciptanya ekosistem keuangan daerah yang nantinya akan menunjang pengelolaan keuangan daerah lebih efektif dan efisien. 

“Kemudahan pemberian pembiayaan kepada para petani, akan menjadi catatan bagi kami. Bank Kalsel akan terus meningkatkan pelayanan, khususnya terkait kredit yang sesuai dengan kebutuhan petani," bebernya.

Sehingga program milik Pemerintah Pusat, yaitu Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bisa dilaksanakan dengan baik serta efektif. 

"Kami akan memastikan program ini selaras dengan kebutuhan Presiden, Kementerian Pertanian dan Gubernur Kalsel,” tegas Agus.

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, mengapresiasi sebesar-besarnya atas bantuan bibit yang diberikan serta edukasi dalam rangka meningkatkan usaha pertanian. Dalam hal ini Pemkab Tabalong berharap agenda ini dapat menjadi rutinitas tahunan. 

“Dengan adanya bantuan bibit dari Bank Kalsel akan menambah varietas padi yang tumbuh di 
Kabupaten Tabalong. Saat ini, kami sedang mengupayakan peningkatan surplus beras dari 40 ribu ton menuju 50 ribu ton, yang mana hal ini akan mendukung pencapaian tersebut. Kami berterima kasih kepada Bank Kalsel atas terlaksananya kegiatan ini, ke depan kami berharap dapat menjadi kegiatan rutin tahunan Bank Kalsel,” terangnya. 

Di momen ini, Bank Kalsel juga menyerahkan bantuan untuk petani di Kecamatan Jaro berupa 1 Ton Pupuk Organik Guano Nutri Plus yang diserahkan secara simbolis Direktur Utama Bank Kalsel kepada Bupati Kabupaten Tabalong.

Juga diserahkan 50 kilogram Bibit Unggul IF16 untuk Kelompok Tani Setia Bakti Desa Nalui dan Bina Rawa Desa Jaro yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Tanjung kepada Asriyadi selaku perwakilan kelompok tani.

Selain Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, gathering ini juga dihadiri Ketua DPRD Tabalong, Mustafa; Cecep Sadikin selaku praktisi pertanian dan pembina para petani di kawasan Jaro.

Kemudian Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabalong, Hery Subagyo bertindak sebagai narasumber, sedang Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Tanjung, Akhmad Riadi sebagai moderator. 

Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tabalong, Sumiati; Sekretaris Dinas Pertanian 
Kabupaten Tabalong, Saswoko; perwakilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Selatan, Sugeng Pramono, Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan Tabalong, Ketua Tim Penggerak PKK Tabalong, Camat Jaro dan Kepala Desa Nalui. 

Tidak lupa, dalam pelaksanaannya, tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.[advertorial]

Posting Komentar

0 Komentar