Kerjasama dengan Komisi IV DPR, BPPSDMP Bimtek Teknik Budidaya Jeruk Bujangseta

UPAYA meningkatkan kompetensi bagi petani dan penyuluh pertanian Kabupaten Sambas dilakukan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BBPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan).

Mandat untuk Bimbingan Teknis (Bimtek) ini, diberikan kepada Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang dan bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI. Bimtek dilaksanakan di Hotel Pantura Jaya, Sabtu (3/4/2021). 

Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta petani dan penyuluh di Kabupaten Sambas. Bimtek ini dibuka langsung oleh anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan SE.  

Materi yang disampaikan pada Bimtek kali ini adalah Peran Petani Milenial dan Penyuluh Pertanian di masa pandemi oleh Daniel Johan SE. Kemudian materi Peranan Usaha Tani dalam memenuhi kebutuhan pangan pada masa pandemi oleh Drs H Mujahidin M.Si, Teknik Budidaya Jeruk Bujangseta oleh Ramli serta Pengolahan dan Pemasaran Buah Jeruk.
 
Dalam arahannya, Daniel Johan menyampaikan bahwa pertanian merupakan salah satu usaha yang bertahan dalam masa pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan manusia itu butuh tumbuh dan hidup dengan makan. 

Untuk mencukupinya peran petani adalah penting, agar petani tetap bersemangat diperlukan juga pendampingan dari berbagai pihak khususnya para penyuluh pertanian yang dapat berhubungan langsung dengan petani.
 
Pada Bimtek kali ini menitikberatkan pada tanaman jeruk. Di Kabupaten Sambas, jeruk merupakan salah satu komoditas yang potensial selain tanaman pangan (padi). Varietas yang terkenal di kabupaten ini adalah jeruk siam. 

Ramli, dalam materinya menyampaikan, teknik budidaya jeruk yang telah dikembangkan adalah bujangseta (buah berjenjang sepanjang tahun). 

Dengan menerapkan teknik ini, Ramli telah menikmati hasilnya, yaitu harga jual yang bagus, permintaan konsumen banyak dan hasil buahnya juga memuaskan.

Oleh karena itu, beliau berharap agar petani dapat menerapkan teknik tersebut dan beliau bersedia dalam membimbing dalam usaha taninya.

Di akhir materi, disampaikan tentang ragam pengemasan buah jeruk oleh Susmawati SP MP. Pengemasan ini dipenting dilakukan untuk menjaga kualitas buah jeruk agar tetap terjamin sampai di tangan konsumen.

Namun sebelum dilakukan pengemasan, perlu diperhatikan juga dalam teknik pemanenan. Hal tersebut dilakukan agar buah yang dipanen tidak cepat busuk.

Dengan pelaksanaan Bimtek ini, para petani dan penyuluh diharapkan dapat memperoleh ilmu dan dapat mengaplikasikan materi dilapangan. 

"Selain itu, agar tetap selalu bersemangat dalam bertani agar pertanian Indonesia tetap maju, mandiri dan modern," jelas Agus Sumantri SP, dalam penutupan Bimtek.[rilis]