Wujudkan Agro Smart dan Food Estate, Distan Gunung Mas Gandeng BPPSDMP

BUPATI Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya, S Monong menyambut baik program pemerintah pusat, yakni Food Estate. 

"Program Food Estate sejalan dengan salah satu program Bupati dan Wakil Bupati Gumas," ucap Jaya saat meninjau lokasi pengembangan komoditi singkong di Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang (10/3/2021). 

“Kami sangat bangga, gembira, dan senang dengan adanya program Food Estate yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Itu seiring dan sejalan dengan salah satu program kami yakni smart agro atau smart farming,” ucapnya.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang menggelar Pelatihan. 

Kali ini, Pelatihan mengambil tema Pasca Panen dan Pengolahan Jagung Pakan Ternak. 

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Gunung Mas merupakan salah satu daerah sentra jagung. Komoditas jagung mempunyai peran yang sangat penting dan strategis, baik dalam sistem ketahanan pangan maupun perannya sebagai penggerak perekonomian nasional. 

Ketersediaan jagung pakan di Gunung Mas melimpah. Di lain sisi, di sana juga dikembangkan ternak baik unggas maupun ruminansia. Ternak tersebut tentu membutuhkan pakan dalam jumlah cukup.

Untuk menyediakan pakan secara mandiri, perlu dilakukan pengolahan jagung menjadi pakan ternak. Berdasarkan hal tersebut, BBPP Binuang memfasilitasi kegiatan pelatihan pasca panen dan pengolahan jagung pakan.

Pelatihan Pasca Panen dan Pengolahan Jagung Pakan Ternak ini diselenggarakan selama 3 hari, dimulai pada 22 hingga 24 April 2021.

Peserta Pelatihan berjumlah 30  orang yang merupakan Penyuluh Pertanian dan Tenaga Teknis yang berasal dari 6 Kecamatan di Kabupaten Gunung Mas. 

Pelaksanaan pelatihan ini dipusatkan di Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas. 

Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi dalam kesempatan terpisah menyampaikan, penyuluh pusat dan daerah harus sinergi mendampingi dan mengawal petani membentuk Korporasi Petani di kawasan lumbung pangan baru (food estate) di Provinsi Kalimantan Tengah.[rilis]

Posting Komentar

0 Komentar