Bersama Komisi IV DPR RI, BPPSDMP Gelar Bimtek Petani dan Penyuluh di Pontianak

KEBIJAKAN ketahanan pangan merupakan salah satu sasaran utama pemerintah pada tahun 2021 yang berfokus pada mendorong produksi komoditas pangan melalui pengembangan sarana prasarana dan penggunaan inovasi teknologi.

Sektor pertanian dan ketahanan pangan adalah mesin dari perekonomian nasional, di mana tenaga kerja yang diperkerjakan pada sektor ini luar biasa besar dan pendapatan yang di-generate di sektor ini sangat besar.

Sektor pertanian merupakan kunci dalam penciptaan tenaga kerja.
Namun permasalahan yang dihadapi dari sisi tenaga kerja adalah sebagian besar petani yang ada saat ini adalah petani konvensional yang berusia relatif lanjut.  

Karenanya Kementerian Pertanian melalui BPPSDMP terus berupaya meluncurkan berbagai program dan kebijakan untuk menarik minat generasi muda atau yang lebih dikenal dengan istilah petani milenial untuk terjun dalam dunia pertanian. 

Petani milenial merupakan harapan bangsa  Indonesia di masa depan.  Milenial tidak hanya sebutan untuk mereka yang berusia muda, tetapi juga mereka yang memiliki semangat perubahan yang besar dalam menghadapi era industri 4.0. 

Agar mereka mau dan mampu berkiprah dalam dunia pertanian, perlu terus dimotivasi dan ditingkatkan kompetensinya.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi petani dan penyuluh yang digelar oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang (BBPP) sebagai wujud dari kerjasama BPPSDM Kementan dengan Komisi IV DPR RI. 

Bimtek dilaksanakan di hotel Golden Tulip Pontianak pada Sabtu (22/5/2021), diikuti 70 orang peserta  petani dan penyuluh dari Kecamatan Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, di mana sebagian besar petani yang diundang dan hadir dalam kegiatan bimtek adalah petani milenial.

Bimtek dibuka langsung oleh Widyaiswara BBPP Binuang, Budiono SP MM yang mewakili Kepala BBPP Binuang. Acara pembukaan dihadiri anggota Komisi IV DPR RI, Maria Lestari S.Pd.  

Dalam sambutannya, Budiono menyampaikan, semakin tingginya tantangan persaingan dalam perdagangan komoditi pertanian ke depan. 

"Pertanian kita ke depan harus bisa dikerjakan dengan lebih efektif dan efisien, karena persaingan global semakin ketat. Jika tidak, maka produk komoditi kita tidak dapat bersaing di luar negeri. Padahal saat ini kita sedang menggenjot ekspor non migas, yang salah satunya adalah dari hasil pertanian.

Sementara itu dalam sambutannya, anggota Komisi IV DPR RI, Maria Lestari S.Pd menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih, khususnya kepada BBPP Binuang yang telah bekerjasama dengan baik untuk melaksanakan bimbingan teknis bagi petani dan penyuluh. 

Untuk itu diharapkan kepada penyuluh dan petani dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya materi yang  disampaikan dalam Bimtek. 

Materi utama yang disampaikan dalam Bimtek, meliputi Konsep Pertanian Terpadu dan Implementasi Pertanian Terpadu. Materi disampaikan oleh widyaiswara dari BBPP Binuang.[rilis]


Posting Komentar

0 Komentar