Kuatkan Sinergi, Polda Kalsel Gandeng JMSI Tangkal Hoaks

BANJARMASIN - Keberadaan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Kalimantan Selatan kini diakui Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel. Institusi ini bahkan merangkul organisasi media siber ini untuk saling bersinergi, khususnya dalam menangkal berita bohong alias hoaks.

Kasubdit V Dit Intelkam Polda Kalsel, AKBP Indera Gunawan saat buka puasa bersama pengurus JMSI Kalsel di Cafe Feach Me Banjarmasin, Jumat (/4/2021) mengaku senang bisa bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama dengan pemilik media online yang tergabung di JMSI Kalsel.

"Dengan acara silaturahmi ini kita jadi saling kenal," tutur Indera yang didampingi Panit III Subdit Kamsus Dit Intelkam Bidang Siber Polda Kalsel, Ipda Muhammad Dicky Khairil.

Terkait hoaks, Indera berharap JMSI juga bisa bersinergi untuk bersama-sama menangkalnya, mengingat kini semakin marak.

"Khususnya untuk menangkal berita hoaks yang sangat marak di dunia maya atau media sosial (medsos). Untuk media di bawah naungan JMSI Kalsel, sudah terarah dalam menyampaikan berita," tuturnya.

Karena, lanjut Indera, media-media online yang bernaung di bawah bendera JMSI Kalsel sudah berbadan hukum, berpedoman pada Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik.

Ketua JMSI Kalsel, Milhan Rusli menambahkan, JMSI dideklarasikan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada Februari 2020 di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Alhamdulillah sejak berdirinya, di JMSI Kalsel kini sudah bergabung 29 media online. Kami terus berupaya membantu semua media online untuk terverifikasi mulai administrasi sampai faktual di Dewan Pers," jelas Milhan.

Momen buka puasa bersama ini juga turut dihadiri Penasihat JMSI Kalsel, Fathurrahman, Sekretaris dan para owner maupun pemimpin redaksi puluhan media online di Banua.[puadi]


Posting Komentar

0 Komentar