The 2nd MIA Preneur Expo 2021, Sukses Promosikan Produk Unggulan PWMP

ADA yang menarik pada perhelatan The 2nd Millenial Indonesia Agro (MIA) Preneurs Expo 2021 yang dilangsungkan di Ambarumo Plaza Mall Yogyakarta, 12 hingga 13 Juni 2021. 

Event yang menampilkan produk kreatif anak-anak muda di sektor pertanian itu, sukses mempromosikan berbagai produk unggulan kelompok Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) SMK PP Negeri Banjarbaru.

Salah satunya dalam hal tanaman hias. Tak dipungkiri, di masa pandemi Covid-19 kecintaan masyarakat Indonesia terhadap tanaman hias semakin meningkat. Jumlah mereka dari hari ke hari semakin bertambah. 

Bukan tanpa sebab, pandemi yang membuat hampir sebagian besar masyarakat melakukan aktivitas dari rumah membuat sebagian orang memiliki waktu yang banyak untuk bercocok tanam. 

Tanaman hias seperti aglonema, monstera, sansiviera dan sederet nama yang saat ini sedang happening di kalangan pecintanya semakin digemari oleh peminatnya.

Menangkap peluang tersebut, tiga pemuda bernama Muhammad Kurniawan, Eva Oktapiyani dan Nur Yohaniz Miskiah membentuk kelompok usaha tanaman hias dengan nama KUMIVA dengan model kokedama. 

Kokedama berasal dari bahasa Jepang. 'Koke' berarti lumut dan ‘dama’ artinya bola. Jika disatukan, kokedama berarti bola lumut yang mempunyai tanah berbentuk bundar dan dipenuhi dengan hijaunya tanaman indah di sekelilingnya.

Tak hanya sukses memasarkan aneka tanaman hias di Banjarbaru dan sekitarnya, produk unggulan PWMP SMK PP Negeri Banjarbaru ini berhasil menyita perhatian pengunjung The 2nd MIA Preneur Expo 2021.

Apa yang dilakukan anak-anak muda tersebut sangat sesuai dengan imbauan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi. 

Dalam sambutannya saat membuka event tersebut, Dedi meminta kepada generasi milenial untuk cermat melihat peluang dan memanfaatkannya menjadi ladang penghasilan. 

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian selalui siap untuk mendampingi dan memfasilitasi generasi milenial yang ingin sukses menggali dan mengelola sektor pertanian. 

"Kami punya program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian atau PWMP dan program YESS yang keduanya bertujuan untuk mewujudkan regenerasi petani. Asal ada kemauan pasti akan ada jalan," tegas Dedi.

Kepala SMK PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso menjelaskan, seluruh produk yang dipamerkan pada event tersebut merupakan karya inovasi anak didiknya. 

"Kami dari SMK-PP Negeri Banjarbaru ikut serta dalam kegiatan MIA ini dengan memamerkan hasil produk dari siswa kami," terang Budi. 

Menurutnya, aneka produk yang ditampilkan mulai dari olahan dari hasil pertanian, baik berupa olahan, minuman dan ada juga tanaman hias kokedama yang sangat digemari oleh pengunjung. 

"Tak hanya membeli, mereka sangat antusias untuk mengetahui cara budidaya tanaman hias dengan model kokedama," ungkap Budi. 

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berulang kali menyatakan bahwa Kementerian Pertanian akan terus memfasilitasi generasi milenial agar terjun serta menunjukkan eksistensinya dalam pengembangan sektor pertanian.

Selain melalui pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi, pihaknya menggelar berbagai expo salah satunya The 2nd MIA Preneur Expo.

Melalui The 2nd MIA Preneur Expo ini diharapkan produk-produk hasil dari siswa SMKPP, Politeknik Kementerian Pertanian dapat dilihat dan menarik konsumen yang datang, hingga pada akhirnya akan meningkatkan jejering pemasaran.[rilis]