Gandeng Kemenaker dan BBPP Binuang, YESS Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan

PROGRAM Youth Enterpreneur and Employment Support Services (YESS) yang dibangun Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) sudah berjalan sejak 2019. Program ini bertujuan melahirkan wirausaha milenial di bidang pertanian.

Program kewirausahaan milenial yang dikembangkan Kementan telah merangkul ribuan petani milenial di Provinsi Kalimantan Selatan. Kalsel merupakan salah satu dari empat provinsi di Indonesia yang dibina Kementerian Pertanian bersama Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Sebagai upaya penguatan program YESS, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) bekerjasama dengan Balai Besar Peningkatan Produktifitas Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang menggelar pelatihan. 

Pelatihan yang diselenggarakan mengambil judul “Pelatihan Dasar Bagi Pelatih Pengelolaan Keuangan”. Pelatiham ini diikuti oleh 24 Penyuluh Pertanian dan Fasilitator. Mereka berasal dari kabupaten Banjar, Tanah Laut, serta Tanah Bumbu. 

Pelatihan ini dipusatkan di BBPP Binuang, mulai 11 hingga 15 Agustus 2021, dengan pemateri dari Kemenaker yaitu Hengki Ferdian, Yunita Suantika dan Fasilitator dari Perbankan yang membawakan materi Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Kepala BBPP Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si dalam kesempatannya saat pembukaan pelatihan menyampaikan, pelatihan ini diselenggarakan dengan harapan Fasilitator di program YESS mampu untuk melakukan perencanaan usaha dari hulu hingga hilir. 

“BBPP Binuang siap memfasilitasi teknis pelatihan pertanian. Kami mempunyai Widyaiswara yang mumpuni di bidang bidang Tanaman Pangan, Perkebunan, Hortikultura, dan lain sebagainya,” terang Yulia. 
  
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Indonesia memerlukan adanya regenerasi petani dan transfer teknologi dalam rangka pembangunan pertanian nasional, terutama mengubah manajemen usaha.

"Transformasi mau tidak mau akan mengubah cara kita menjalani manajemen usaha pertanian, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Saya yakin di tangan generasi milenial pembangunan pertanian akan lebih mudah dicapai," tutur Mentan SYL.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan, program YESS akan meningkatkan minat generasi muda untuk menekuni sektor pertanian.

"Setelah mereka tertarik, kita akan tingkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka sehingga mampu menjadi petani milenial atau wirausaha pertanian yang sukses," jelasnya. 

"Kita buktikan bahwa pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan, serta dapat  menurunkan angka pengangguran serta terjadinya urbanisasi," pungkas Dedi.[rilis]



Posting Komentar

0 Komentar