SMK-PPN Banjarbaru Bekali Peserta YESS dengan Magang

SEBAGAI upaya mempercepat regenerasi petani, SMK PP Negeri Banjarbaru mengirimkan sebanyak 60 peserta magang. Para peserta ini berasal dari program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).

SMK PP Negeri Banjarbaru sendiri merupakan Provincial Project Implementation Unit (PPIU) untuk Provinsi Kalimantan Selatan. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menaruh harapan besar pada generasi milenial dalam pembangunan pertanian. Ia ingin milenial berani menjadi petani atau mendirikan start up pertanian.   

"Usaha pertanian itu paling pasti untuk dilakukan. Selain untuk ekonomi, bisa juga membuka lapangan kerja. Coba bandingkan dengan usaha tambang yang membutuhkan waktu 10 tahun sampai 20 tahun baru bisa mendatangkan hasil. Kuncinya adalah ada kemauan dan pintar dalam membaca peluang," ujar  Mentan SYL.

Hal tersebut didukung oleh pernyataan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi. Menurutnya, sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial.

“Menggunakan kreativitas dan inovasinya. Sehingga, pertanian ke depan menjadi modern. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor,” paparnya.

Hal ini yang dijalankan oleh SMK PP Negeri Banjarbaru, yang melanjutkan Program YESS dengan melakukan pengantaran dan penyerahan peserta magang. 

Para peserta diantar ke beberapa lokasi yang telah bekerjasama untuk pemagangan bagi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) Program YESS di Kalimantan Selatan, pada akhir Juli lalu.

Ke-60 peserta ini diserahkan kepada mitra yang menjadi tempat pemagangan. Di mana mereka akan magang kurang lebih selama 3 bulan di 8 lokasi yang tersebar di 5 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan.

8 lokasi magang tersebut di antaranya berada di PT. Buana Karya Bhakti (Tanah Bumbu). CV. Kambat Jaya (Batola), CV. Anugrah 3 Putra (Banjarbaru), P4S Ushuludhin (Tanah Laut), P4S Patra Mandiri (Banjar), P4S Tuntung Pandang (Tanah Laut), P4S Sekar Rahayu Agro (Tanah Bumbu), dan PT Siska (Tanah Bumbu).

Selain itu, terpilihnya 60 peserta magang dari CPCL Program YESS di Kalsel ini tentunya sesuai  dengan pilihan bidang pelatihan yang telah mereka pilih pada saat pendataan CPCL program YESS sebelumnya.

Kepala Sekolah SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso menjelaskan, tujuan magang ini adalah memberikan bekal untuk peserta dari Program YESS.

“Pemagangan ini untuk membekali peserta Program YESS yang pesertanya pemuda untuk menjadi dua hal utama yaitu sebagai Job Creator dan Job Seeker, khususnya di bidang pertanian,” jelasnya.

Pemagangan ini dilaksanakan selama 3 bulan, sehingga diharapkan dengan waktu yang panjang ini peserta agar dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya.[rilis]


Posting Komentar

0 Komentar